Monday, August 06, 2007

MaCeT..!!

Ampun deh. Jalanan makin lama bukannya makin lenggang tapi makin ga bisa jalan. Kemarin berangkat dari rumah jam 8 pagi dengan jalur yang sama (Tj. Barat - Pondok Indah - Kebon Jeruk) macetnya luar biasa. Hari ini berangkat lebih pagi, jam 7 pagi dari rumah tetep aja macet. Pusing kepala ngeliatnya. Cape ngejalanin rutinitas macet yang tidak ada habisnya. Seharusnya pemerintah mulai concern dengan keadaan yang makin semrawut ini. Ada perubahan yang dilakukan, seperti misalnya pembatasan pemilikan kendaraan per keluarga. Pengurangan angkutan serta penertiban di jalan. Karena salah satu sebab macet karena angkutan yang tidak tertib dan para pengguna jalan yang tidak punya aturan. Semua berpikir "ga perduli yang lain, asal gw cepet sampe di tempat tujuan". Sampai kapan mau begini?? Saya sudah muak. Sudah lama saya merasa muak. Tapi selama ini tidak dirasa aja, mencoba menikmati kemacetan. Padahal, sumpah yang namanya macet ga ada nikmat-nikmatnya...

Wednesday, August 01, 2007

Ga ADa PeRuBaHaN

Aduh, kirain bakal ada perubahan. Ternyata ga ada perubahan sama sekali. Nyesek deh rasanya.. Yah, I really need to think twice about my future. Coz, this is not the time where I can relax and pretend it is okay. I've done anything for it. And I think I deserve better than this. Ughh... kenapa harus begitu sih. Nunggu sampai genap 4 tahun, then.. kalau ga ada perubahan berarti sudah harus memikirkan yang lebih baik dari sekarang.. Semangat!!!

Tuesday, July 31, 2007

DaMaRa

Saya punya sepupu dari perkawinan mb Tuti dan mas Taufik (mb Tuti adalah adik papa) namanya Damara. Sudah lama juga saya tidak bertemu dengan mereka sekeluarga. Sudah berapa tahun, saya lupa tepatnya. Sebelum menikah dulu, mama memang akrab dengan mb Tuti, karena mb Tuti sempat kost di daerah Depok dan intensitas pertemuan kami lebih banyak bila dibandingkan dengan saudara papa yang lainnya. Namun, semenjak mas Taufik dipindahtugaskan ke Ternate, kami jarang bertemu. Damara punya dua adik perempuan. Terakhir saya lihat, Damara masih kecil. Dan sekarang, Damara sudah duduk di kelas 5 SD. Banyak hal yang baru saya ketahui tentang dia. Ternyata, Damara hobi menulis dan membaca. Terlihat dari surat yang dikirimkan ke neneknya dan ke saya. Tulisannya segar, sesuai dengan umurnya. Polos dan penuh warna. Saya sampai geli sendiri membacanya. Jadi kangen sama mb Tuti sekeluarga, kapan kami bisa ketemu ya...???
Sedikit penggalan surat Damara:
Tentang Ternate. Wilayah kepulauan yang terdiri dari 500-1000 pulau besar dan kecil, banyak yang belum dihuni. Luas daratan hanya 25% dan 75% perairan. Malaku Utara berdiri beberapa kerajaan Islam yaitu kesultanan Tidore, kesultanan Ternate, Jailolo dan Bacan. Penghasilan utama adalah hasil laut itu pasti, ada juga tambang nikel dan emas.
Kita tinggal di kaki Gunung Gamalama. Mula-mula kami panik bila terjadi gempa, sekarang terbiasa. Bahasa sebagai komunikasi masing-masing pulau punya dialek dan kosa kata sendiri. Tapi secara umum komunikasi dipengaruhi oleh bahasa Manado.
Liburan sisa satu hari, hari ini kami di rumah saja. Meski Sabtu-Minggu libur kerja, kali ini Lanal ada tamu makanya semua masuk kerja. Padahal kami ada rencana keluar sama bapak. Tanpa sengaja saat makan siang Aldhara memecahkan piring. Aku juga.... tentu membuat ibu emosi. Tapi kami nggak marah karena memang kami tak mendengar peringatan ibu. Maafkan kami ibu. Pipiet lagi kasih tumpah bibit tanaman bapak, tidak ada waktu untuk marah-marah. Bapak harus berangkat lagi acara makan malam. Sssttt.... soal piring besok-besok pasti bapak akan tahu.

Monday, July 30, 2007

NiKen pun Bisa MeMiLiH...

Menjelang pemilihan cagub dan cawagub, banyak poster-spanduk-bendera dan segala atribut bertebaran di Jakarta. Kadang sampai geli sendiri karena para penempel dan pemasang atribut tersebut kreatif mencari tempat lowong di tiap jalan. Motonya, yang penting nempel... hehehe... Saya bukan ingin membahas soal pemilihan yang semakin memanas tersebut, karena jujur saja saya tidak, atau belum tertarik tepatnya dengan dunia politik.
Saya ingin membahas soal Niken, monyet peliharaan kru sinemart yang mengontrak persis di depan rumah saya. Niken, si bintang sinetron, dipelihara untuk keperluan syuting. Tapi Niken ini penurut dan lucu. Kalau ingin minta makan, tangannya ditepuk-tepuk ke pahanya. Kalau ada yang mau kasih makan, tangannya mengulur dan makan dalam diam. Pernah juga saya lihat dia main bola. Entah apalagi yang dia bisa. Pagi ini, sebelum jalan ke kantor saya memberi dia pisang. Sebenernya kondisi pisang sudah tidak terlalu bagus. Warna sudah agak coklat karena sudah beberapa hari di kulkas. Tapi saya kasihan melihat Niken yang sepertinya pagi ini kelaparan. Dia menerima pisang yang tidak dalam kondisi baik walau awalnya agak ragu. Tapi Mama bilang mungkin dia ga suka, lihat-lihat di dalam kulkas ada bengkoang. Mama kupas dan memberikan kepada saya. Saya langsung kasih ke Niken, dan ajaib, pisang di tangan langsung dibuang dan bengkoang yang baru saya kasih lahap dimakan. Ternyata, seorang monyet pun bisa memilih. Mungkin awalnya Niken menerima pisang karena tidak enak, atau karena kelaparan dan tidak ada pilihan.
Balik ke cerita pemilihan cagub dan cawagub. Masyarakat Jakarta sekarang dihadapkan pada dua pilihan. Hanya dua pilihan, yang dalam kampanye sekarang mungkin menjanjikan segala macam hal muluk dalam perbaikan Jakarta. Saatnya kita memilih. Jangan terpancing dengan segala janji dan iming-iming uang. Jangan memilih karena tidak enak, atau karena tidak ada pilihan. Dan siapapun yang menang, saya cuma berharap akan adanya perbaikan yang lebih baik dari keadaan sekarang. Bukan sekedar janji di saat kampanye saja...
Niken hanya seorang monyet yang diikat di pohon depan rumah saya, tapi dia bisa memilih yang lebih baik dalam keterbatasannya. Kalau Niken bisa, kenapa kita tidak...???

TeRKeNa RaNJau...

Berhati-hatilah bagi para pengguna jalan Panjang (terusan dari Relasi sampai Pondok Indah). Terutama yang melewati pinggir jalan karena sepanjang jalan tersebut, terutama dari Permata Hijau-Simprug-Kebayoran Baru banyak ditebar ranjau seperti paku yang tentu saja bisa membuat ban motor dan mobil yang lewat kempes. Seperti yang saya alami tadi malam. Mas Doni (kakak) dan saya melewati jembatan setelah Permata Hijau dan beberapa ratus meter setelahnya ban belakang motor kami kempes. Beberapa meter kami menyusuri jalan dan mencari tambal ban terdekat. Alhamdulilah, seratus meter di depan ada tukang tambal ban. Saya memperhatikan, banyak juga motor dengan ban kempes. Motor kami adalah motor ketiga, yang setelah kami pun ada motor lain yang jadi korban. Kejadian ini cukup mengganggu, karena saya juga pernah mengalaminya ketika mengendarai motor sendiri. Hanya tempatnya agak ke depan lagi (setelah perempatan Kebayoran Baru). Pernah juga, saya diantar teman dan mengalami kejadian serupa. Saya jadi concern dengan para motor (terutama) agar tidak memilih pinggir jalan walau jalanan macet. Karena meski polisi sweeping jalanan dari paku di siang hari, ada saja yang menyebar kembali. Saya tidak tahu, siapa, apa dan kenapa ada oknum yang menyebarkan paku. Kalau alasannya untuk mengais rejeki, sebaiknya dihentikan saja. Karena rejeki yang didapat dengan cara seperti itu bukan rejeki halal. Selain itu, kalau semua korban kesal dan mengutuk si penyebar, kebayang kan berapa banyak dosa yang dia kumpulkan??? Ahh... Jakarta, terlalu banyak yang perlu diperbaiki. Baik infrastruktur maupun moralitas para penghuninya...

Tuesday, July 24, 2007

ANaK BaGoNg Mau LeWaT

Numpang.. Numpang.. anak bagong mau lewat..
Kata-kata di atas terlontar dari mulut saya setelah bertahun-tahun tak pernah saya dengar apalagi saya ucap. Bermula saat saya, Oke dan Molan selesai liputan dengan membawa mobil liputan sendiri (we're lack of drivers, it's pathetic actually). Dan kami ngobrol ngalor ngidul yang saya lupa bermula dari obrolan apa. Lalu obrolan pun bergulir ke cerita seram yang dialami oleh orang Global yang melihat penampakan yang muncul dari dalam box biru besar yang terletak tepat di depan pintu kantor kami. Cerita nyata yang lumayan menyeramkan, saya refleks ngomong "Numpang.. Numpang.. anak bagong mau lewat.."
Pertama kali saya mengetahui kata tersebut ketika saya duduk di bangku SMP. Mb Neni, tante saya yang memberitahukan kalau kita ke tempat yang belum pernah dikunjungi, atau misalnya mau lewat di hutan atau gunung kita mengucapkan kata keramat di atas untuk keselamatan. Dulu, sewaktu rumah saya di Gading Raya, kalau malam memang terlihat menyeramkan ditambah cerita adanya penunggu di pohon mangga besar di dekat rumah. Jadi saya suka menyebutkan kata tersebut. Mungkin sebenarnya tidak ada pengaruh apa-apa dan refleks ucapan tersebut terlontar karena didera rasa takut. Apalagi dulu sewaktu kecil saya sering di rumah sendirian.
Ternyata eh ternyata, Molan juga pernah mendengar cerita mengenai kata-kata keramat di atas. Dan entah dari mana asalnya kata tersebut dikenal banyak orang. Bima, teman saya juga ternyata tau kata tersebut yang diketahuinya karena melihat yang lain berucap seperti itu. Lucunya, kata Molan bagong dalam bahasa Sunda artinya babi. Dan menurut Bima, dalam bahasa Jawa juga artinya babi. Berarti, kalau saya dan semua yang lainnya berucap begitu, artinya kami anak bagong (babi) dong?? hehe... ga tega nyebutnya..

Wednesday, July 18, 2007

DuKuNGaN Kami UnTukMu NeGaRa..

Sungguh pemandangan yang langka ketika saya melihat sekitar 120.000an lautan manusia memenuhi stadion Gelora Bung Karno Senayan yang sudah berdiri sejak 42 tahun lalu itu. Di dalam stadion, sulit untuk bergerak saking penuhnya. Di areal sekitar stadion, banyak para pendukung tim Indonesia yang berusaha masuk dan melihat secara langsung tim kebanggaan negara berlaga. Tak pernah terbayangkan bahwa segala macam lapisan masyarakat begitu antusias mendukung sepakbola Indonesia dalam event piala Asia 2007.
Segala macam atribut seperti kaos, topi dan syal berwarna merah putih seragam dipakai penonton. Yel yel, lagu kebangsaan serta bunyi alat musik turut mendukung tim Indonesia melawan Korea Selatan. Serempak dan kompak semua memberi dukungan dan menyanyikan lagu-lagu penyemangat. Jujur, sekujur tubuh saya jadi merinding ketika mendengar lagu kebangsaan dinyanyikan. Beginikah yang dinamakan rasa cinta negeri??
Sebagai salah satu dari sekian puluh ribu orang di sana, saya turut terbawa suasana. Saya geregetan ketika pemain Indonesia tidak berhasil memasukkan gol. Saya sebel juga ketika pemain Korea Selatan berhasil memasukkan gol di babak pertama. Dan saya juga turut kecewa ketika sampai menit-menit terakhir pemain Indonesia tidak ada yang bisa menyamakan hasil supaya bisa masuk ke babak selanjutnya.
Saya bukan penggila sepak bola. Tapi melihat para pemain Indonesia bermain cantik saya jadi ikutan bangga. Selama ini, sepak bola Indonesia boleh dibilang tidak ada geliatnya. Arab Saudi dan Korea Selatan yang keduanya menjadi lawan Indonesia dalam permainan terakhir bisa dibilang berpengalaman. Terutama karena mereka pun bermain dalam piala dunia, tidak seperti Indonesia. Tapi dari kesemuanya, patut diacungi jempol bahwa gawang kita tidak banyak kebobolan. Permainan kita tidak malu-maluin dan jadi lawan yang sulit dihadapi bagi mereka. Setidaknya, Indonesia kini boleh berharap kemungkinan kita main di piala dunia bisa terealisasi suatu saat nanti.
Kami, dan saya juga tentunya pasti akan selalu mendukung yang terbaik untuk negeri kita tercinta Indonesia. Kami akan berjuang dengan cara kami sendiri, jadi... jangan patah semangat!! Terus berlatih, terus berjuang dan buktikan di mata dunia bahwa Indonesia bisa bangkit dan maju menjadi nomer satu. HIDUP INDONESIA!!!

Monday, July 09, 2007

NGanTuKkk Abiezz..zzz...zzz...

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket
Entah apa yang merasuki mata saya sampai-sampai beberapa hari ini saya dilanda perasaan ngantuk yang luar biasa. Seperti pagi ini, gila aja, pukul delapan pagi sudah merasa ngantuk yang amat sangat. Padahal, tadi malam pukul sepuluh saya sudah sampai di rumah. Padahal, sesampainya di rumah saya langsung terlelap tidur lengkap dengan baju, jilbab, ID kantor yang melingkar di leher dan tanpa sempat membersihkan muka karena mata saya sudah tidak mau kompromi untuk dibuka barang sedetikpun. Ampun...!!!
Keadaan ini sudah terjadi selama beberapa hari, dan ini mulai memprihatinkan. Saya sudah mulai merasa terganggu. Ga lucu kan kalo saya tertidur lelap saat kerja, saat di jalan atau saat sedang makan. Memang sebelumnya dan biasanya saya memang termasuk orang yang mudah tidur. Dimana dan kapan saja. Tapi tidak sampai taraf kacau seperti sekarang ini. Setidaknya, tiap pagi-siang dan sore saya masih sigap dan semangat menjalani hari. Tapi ini...???
Kayaknya sekarang juga saya mau cari lokasi pe-we (posisi wuenak) untuk tidur.. ngantuk abiezzzz...zzz...zzzzzz....

JaNJi SeoRanG DiaN SaSTRo

Ini hanya sebuah curahan hati yang lumayan kecewa dengan attitude salah satu artis ibukota. Alah..!! penting ga sih. Yang ada cuma lumayan mengganggu mood saya hari ini. But let me share this, maybe it can open your eyes about Dian.
Hari ini Dian Sastrowardoyo, pemain Cinta dalam film "ada apa dengan cinta" menghadapi sidang skripsi. Saya mengetahuinya kala terakhir kali wawancara Dian di daerah Tanggerang. Pagi-pagi saya datangi kampus UI-Depok fakultas Sastra, berharap bisa bertemu dengan Dian dan wawancara seputar hasil sidang. Setelah bertanya kesana kemari, saya mendapat kata bulat bahwa Dian akan sidang di gedung III. Saya tunggu Dian sembari ngobrol dengan sekuriti. Alhamdulilah, memang rejeki saya, Dian tiba-tiba lewat di hadapan. Saya pun langsung menghampiri dan memperkenalkan diri.

"Mb Dian, saya Ayu dari Go Spot RCTI. Mau sidang ya?"
"Iya, lo mau minta waktu wawancara ya?"
"Iya mb, tentang sidang hari ini. Tapi saya ngga mau ganggu mb Dian saat sidang makanya saya minta ijin dulu. Yang penting mb Dian enak, ga keganggu dan saya juga enak"
"Boleh, tapi gue sidangnya sampai jam dua-an. Ga apa-apa?"
"Ga masalah mb"
"Ya udah, nanti ketemu di kantin sastra aja karena gue ga pernah terima wawancara di kampus, ga enak"
"Oke mb. Yang penting mb Dian nyaman aja"
"Rame-rame ya?"
"Ga mb, saya datang sendiri kok"
"Ya udah, lo bawa mobil kan? Nanti wawancara dalam mobil aja. Kita iring-iringan"
"Oke"

Done. Pembicaraan yang menyenangkan, dan saya mendapat kata pasti bahwa Dian mau di wawancara tapi setelah sidang selesai. Saya menghormati keputusannya, saya pun parkir di sebelah mobil Dian dan kenalan dengan supirnya yang bernama pak Yaya. Jam demi jam berlalu, tapi Dian tak kunjung datang. Saya tanya pak Yaya, katanya memang lama. Saya mengitari gedung beberapa kali sembari mencari sosok Dian. Keinginan makan siang saya tunda, saya pikir lebih baik wawancara baru saya bisa tenang makan. Tapi jam dua siang berlalu dan Dian belum muncul juga. Saya mulai khawatir, sambil berkali-kali meyakini diri mungkin sidang belum selesai. Saya tak mau mengganggu acara sidang karena saya tau betapa pentingnya momen tersebut dalam hidup seseorang.
Namun, pukul setengah tiga pak Yaya memberi kabar bahwa mb Dian sudah di Plaza Senayan katanya dijemput manajernya mas Wisnu. What???? Kapan keluarnya? Terus bagaimana janjinya? Saya mempercayai ucapan seorang Dian Sastro, but she lied. And I feel totally disappointed. Seorang Dian bohong.. padahal sudah janji..
Saya kecewa dan saya langsung SMS mas Wisnu. Kalau dari awal Dian bilang tidak mau wawancara tentu saya menghormati keputusannya, dan yang lebih bodohnya, saya mempercayai ucapannya. Lagian ngapain juga sih Dian bohong. Iklan 3 aja bilang kalau bohong itu dosa. SMS balasan mas Wisnu mengatakan bahwa Dian harus ngejar dosen pembimbing di tempat lain untuk konsultasi. Dalam hati saya bertanya emang ketemu pembimbingnya di Plaza Senayan ya?
Jujur saya sudah tidak respek, tidak tahu mana yang benar. Saya cuma bilang di SMS bahwa saya menyayangkan seorang Dian yang ucapannya tidak bisa dipegang alias ingkar janji. Dan ternyata, according to some reporters Dian memang suka ingkar janji. Aduh, ga banget ya..
Intinya sih, pelajaran buat semua orang:
** Kalau tidak mau sesuatu, apapun itu, just say it right. You don't have to lie. People will understand dan ga akan maksa sesuatu yang kita ga kehendaki kan???
** Kalau janji ya ditepati. Karena sebuah janji adalah amanah
** Jangan percaya 100% pada ucapan orang, karena belum tentu juga benar. Kita tetap harus waspada!!

Wednesday, July 04, 2007

I aM noT aLoNe..

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket
Sometimes, just sometimes..
There's a time when I feel I am alone in this world. Though there's mom, dad and mas Doni. But the last trip to my own hometown opened my eyes and made me realize that I am not alone. I have relatives and families who care and love me. It's kind of relieving..
According to my father, then I'm from Banyuwangi. A small town with a great view, blue sky and sea. Friendly people and great food like nasi pecel (my favourite since I was a child) and now I know another food named nasi cawuk. Another of my favourite food. Almost all of my father's relatives live there. There's my grandmother, aunts, uncles and cousins. I never visit Banyuwangi since 7 years a go. Quiet a long time..
Then, several days a go I finally came to my own hometown. Met all, and met two new aunts and 5 new cousins. From mb Dhenok, there are two new cousins. Nusky (5 years old) and Ijung (2,5 years old). From mb Yeti, my new aunt from om Aguk, there are also two new cousins. Zulfa (4 years old) and Fatma (1 year old). And the last is from mb Ulfi, my new aunt from mas Leo. Their daughter is Vina (8 months old).
I love them. I like to be with them, and I want to know more about them. I missed 7 years, though I always following news about them, but it didn't less guilty feeling that I didn't come home soon...
They love me, that's for sure. From their geisture, from their eyes, and from all that they've done to me. I like when Nusky asked me to help her coloring pictures in her book, I like when Ijung held my hands everytime I near him and asked me not to go home soon. I like when Widya or Ninin asked me many things and still remember that I wasn't as feminin as I am now when I was younger. I like when Inez still remember the old times we used to sing together. She surprises me a lot, growing teenage coz the last time I saw her she was only 4 years old!! I like when mas Leo and mb Ulfi (also with Vina) gave me special vacation by joining us to go to several places. And mb Ulfi made delicious cake just for me and my friends. I like when om Aguk introduced me with all his friends and gave me opportunity to speech in radio. Also when mb Yeti bought nasi cawuk and gave me lessons bout my own hometown.
Yeah, I realize now, I am not alone as I sometimes thought...

Thursday, June 28, 2007

Part 1: TRiP To SuRaBaya ke BanyuWangi

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Friday, June 22nd 2007
Saya suka traveling, a lot actually. Hanya karena beberapa alasan saya jarang melakukan perjalanan. But I think I'll try to do it often start from now on.. Sejak Mei lalu, saya merencanakan sebuah perjalanan panjang. Dari Surabaya, Banyuwangi menuju Bali. Perjalanan panjang yang sempat mengalami beberapa kendala sebelum dimulai ini akan berlangsung selama 6 hari.
Pukul 3.00 dini hari saya sudah memulai aktivitas seperti mandi, sarapan dan mengecek barang yang akan dibawa pergi. Pukul 4.00 pagi taksi yang mengantarkan kami ke bandara sudah menunggu di depan rumah, kami langsung berangkat karena check in mulai pukul 5.00 pagi. Sesampainya di bandara, teman saya Wawan sudah menunggu. Semua tepat pada waktunya. Saya bahkan sempat sholat subuh di sana. Jujur saya masih belum percaya akhirnya bisa traveling sampai pesawat Adam Air yang saya tumpangi berangkat ke Surabaya.
Sekitar jam 9.00 pagi saya sudah sampai di bandara Juanda. Dengan menggunakan taksi, saya bersama papa dan Wawan ke rumah mb Eli di Driyorejo. Sesampainya di sana, saya melepas kangen dengan tante dan sepupu saya. Sesiangan kami cuma santai-santai menikmati cuaca Surabaya yang mulai terasa panas. Pantas saja, disemua ruangan ada kipas anginnya.
Sorenya, bersama mb Eli saya pergi ke stasiun Gubeng untuk memesan tiket. Kami dapat tiket untuk jam 10 malam, kereta terakhir menuju Banyuwangi. Saya sempat bertemu dengan Annie, teman SMU yang kebetulan kuliah di Surabaya. Sayangnya saya tidak sempat melihat-lihat kota Surabaya karena waktu yang terlampau padat. Tapi perasaan itu terlupakan saat membayangkan akan segera bertemu saudara di Banyuwangi.
Malamnya, saya-papa-mb Eli-om Zaenal-Annie ke stasiun Gubeng dan menunggu kedatangan Nisa dan Dicky yang baru jalan dari Jakarta pukul 7.00 malam. Saya sempat dibuat ketar ketir karena pesawat Nisa-Dicky delayed. Alhamdulilah, semua sesuai jadwal. Kami berlima kumpul di stasiun dan akan memulai perjalanan ke Banyuwangi. Pukul 10 malam tiba, tiba saatnya saya harus berpisah dengan mb Eli, om Zaenal dan Annie.
Kereta yang kami tumpangi penuh terisi. Awalnya saya cukup menikmati perjalanan naik kereta, apalagi saya sempat dibuat kagum ketika melewati kota tempat lumpur Lapindo meluap, kota yang terlihat mati. Sempat terpikir, kota mati seperti itu yang disukai para vampir. Gelap dan sunyi...
Tapi setelah dua jam berlalu, saya mulai merasa tidak nyaman. Kursinya keras, beberapa kali saya tidak nyenyak tidur dan gerak-gerak terus sampai Wawan yang duduk di sebelah merasa kesal. Ya sudahlah, berusaha untuk tidur walau terbangun beberapa kali. Berharap semoga perjalanan ini cepat selesai. Saya ingin cepat sampai.
Banyuwangi, here I come...!!

Wednesday, June 27, 2007

JaKaRTa BaSaH, MaCeTnYa DiMaNa-MaNa...

Sepuluh harian yang lalu, tepatnya hari Selasa minggu lalu, saya berangkat ke kantor serupa dengan hari ini. Tas dibungkus plastik besar, celana digulung dan pakai sandal jepit. Serta jas hujan yang melekat di badan. Waktu itu dan sekarang juga sama, hujan dan terjadinya di pagi hari. Macetnya juga sama saja. Bedanya, Selasa minggu lalu saya mengendarai motor dan terjatuh di daerah Pondok Indah. Kalau hari ini, untuk pertama kalinya saya naik motor lagi dengan dibonceng kakak. Tujuannya sama, ke kantor. Yah, this time I finally finished my way, not like the last time I went to office...
Jakarta pagi ini basah. Hujan yang deras segera membuat genangan dimana-mana. Bisa-bisa Jakarta banjir lagi seperti terakhir kali terjadi Februari lalu (mudah-mudahan ga). Sepanjang jalan, macetnya ya begitu deh.. Hujannya bikin sakit, karena curahannya tajam. Puncak macet dengan jalur Tanjung Barat - Pondok Indah - Kebon Jeruk adalah di perempatan sebelum relasi. Dari segala arah tumplek di tengah jalan. Bener-bener ga bisa jalan. Untungnya kakak saya handal cari jalan tikus. Ga kebayang deh liputan pagi ini lewat sana. Semoga jalan yang akan saya lalui nanti tidak terlalu macet, amin 3x.

Sunday, May 27, 2007

PiaRaaN-ku...

Kayaknya saya memang pecinta binatang deh...!!
Buktinya, dari kecil saya sudah punya beragam binatang piaraan. Mari kita urut satu persatu berdasarkan ingatanku. Maafkan saya piaraanku, kalau ada yang terlewat. Namanya juga manusia, banyak salah, alpa dan khilaf. Alah... apaan sih ?!!!
Berawal dari saat saya masih SD (kalau tidak salah ingat), hewan piaraan saya yang pertama adalah ayam negeri yang bulunya berwarna kuning. Banyak dijual abang-abang. Saya gerusin beras dan ngasih makan, saya elus-elus kepalanya sampai tertidur. Bahkan ketika sudah mulai besar, saya carikan ulat kecil dari pohon rambat yang dijadikan pagar di depan rumah nenek. Lucunya, suatu hari ketika kakak saya diam-diam ngadu ayam kesayangan saya dengan ayam milik tetangga saya nangis!! Saya bahkan mengadukan hal itu pada mama supaya mas Doni (kakak saya) jera. Tapi akhirnya, ayam itu mati juga. Entah karena apa, saya lupa.
Lalu berlanjut ketika kami sekeluarga pindah dari rumah nenek dan mengontrak di daerah gading raya (ini bukan daerah elit kelapa gading tapi merupakan nama jalan di daerah dekat cipinang). Saya melihat anak kucing lucu yang dibuang di jalan. Warnanya kuning putih, buntutnya panjang. Saya tau tidak boleh piara kucing tapi diam-diam di depan rumah, saya bikinkan rumah kecil dari kardus dan membuatkan susu buat kucing tersebut. Pada akhirnya mama mengalah dan saya pun punya binatang piaraan lagi. Saya beri nama pusi. Tapi suatu malam pusi dicari tidak ada, besoknya saya melihat pusi telah mati kaku. Entah karena apa.
Tak berapa lama, saya punya kucing jantan bernama manis yang saya piara dari masih anak-anak juga. Bulunya hitam putih dengan buntut bundel a.k.a pendek. Kedua matanya hitam, hidung, mulut dan kupingnya juga hitam. Di punggungnya juga berwarna hitam totol besar dengan buntut dan ujung-ujung kaki yang berwarna hitam, selebihnya berwarna putih. Perpaduan warna yang kontras. Bagus deh pokoknya!! Manis suka makan tempe tapi favoritnya ikan cuek. Kalo tidur suka bareng sama saya, tapi begitu sudah mulai remaja, mama membiasakan dia tidur di luar. Lucunya, setiap subuh dia mengeong di pintu belakang dekat jendela kamar saya minta dikasih masuk. Kalau sudah di dalam, pasti cari posisi nyaman di kasur. Jadilah seprai penuh bercak kotor jejak kaki dia. Setiap minggu selalu dimandikan pakai shampoo emeron. Gaya banget deh. Papa pegang kaki-kaki dia. Saya yang shampoin dia. Tentu saja dia mengeong dan minta dilepas. Tapi kami selalu berhasil memandikan dia dan melepaskan di atas genteng supaya lebih cepat kering. Sesudahnya, manis cakep banget deh. Bulunya putih bersih. Dan yang paling penting ga kutuan. Tapi manis lama-lama jadi bandel. Karena lagi puber, dia suka berebut cewek sama kucing tetangga yang udah bangkotan namanya item. Kalo berantem bikin heboh semua, namanya juga manis masih ABG, udah sok mau ngelawan yang lebih tua. Biasanya manis kalah, tapi kalo saya datang melerai dia suka pasang sok aksi menggeram tanda berani. Manis juga jadi pencuri di rumahnya pemilik item, padahal di rumah ga pernah kurang dikasih makan. Mungkin.. ini mungkin sih, dia pengen bikin kesel item. Akhirnya dengan berat hati, kami sekeluarga memutuskan membuang manis di pasar. Sedih pisah sama manis. Tapi mau gimana lagi....
Lalu, piaraanku berubah jadi burung. Langsung ada 3 burung. Burung pentet, kacer dan cerucuk. Namanya wewet, bawel dan cucuk. Tapi yang paling favorit adalah burung pentet yang bernama wewet. Awalnya karena burung liar, dia galak banget. Mana paruhnya tajam banget. Untuk menjinakkan dia, saya pakai sarung tangan wol punya papa dan menangkap dia dari kandang lalu mengelus kepalanya. Lama-lama dia jadi tau kalau saya tidak bermaksud jahat. Makanan favoritnya adalah jangkrik. Dia tuh pintar, biasanya sekali dikasih jangkrik 4-5 jangkrik. Tapi setengahnya (tentu saja jangkriknya sudah dibuat mati sama wewet) disimpan disela-sela tempat makan dan minum. Dan biasanya dimakan ketika dia kepengen. Dia pintar meniru suara yang sering didengar. Bahkan dia bisa meniru suara bebek!! Kalau ada saya, suka bersuara merdu. Kalau kelamaan dikasih jangkrik suaranya dibikin jelek tanda dia marah. Paling berisik kalau kandangnya lagi dibersihkan. Dan... setiap pulang sekolah, dialah tempat saya curhat!! Ups, kebuka deh... hehehe... saya memang rada aneh. Masa burung diajak ngobrol, tapi sungguh deh. Rasanya dari matanya yang jernih dia memang mengerti yang saya ceritakan. Soal bulunya, bagus deh. Perpaduan putih coklat dan hitam. Tapi suatu hari bulu-bulunya rontok, saya panik. Saya obati dengan salep, tapi ga sembuh juga. Sampai suatu subuh, wewet berisik banget ga bisa diam. Saya turunkan dari gantungan lalu saya temani dia. Wewet langsung diam loh!! Paginya saya berangkat sekolah. And you know what, ketika saya pulang mama bilang wewet sudah meninggal, eh mati. Jadi ternyata, subuh itu dia pengen pamitan.. sedih banget deh kalo inget itu. Lalu tinggalah bawel dan cucuk. Mereka cukup lama hidup. Tapi suatu hari bawel mati ga tau kenapa. Jadi tinggalah cucuk, burung yang anteng. Setiap dilepas dari kandang pasti menclok di jendela... hehehe.. itu mah lagu. Enggak deng, mencloknya di pundak saya. selalu. Bahkan suatu hari dia lepas ke luar rumah, cucuk ga hilang tapi menclok di pohon depan rumah. Akhirnya dia balik lagi ke kandang. Tapi karena sudah tua, 5 tahunan kalau ga salah, akhirnya mati juga dan dikubur di halaman rumah nenek. (ket: cucuk ikut sama saya mudik ke rumah nenek, dibawanya pake becak!!).
Ada pengalaman lucu dengan para burung ini. Suatu malam ada semprotan demam berdarah. Saya takut mereka tidak bisa bernafas dalam asap putih tebal itu, jadi saya menemani mereka di dalam rumah dan menutupi kandang mereka dengan kain. Tapi tidak lama papa saya mengetok jendela dan menyuruh saya keluar karena katanya burung-burung itu bisa bertahan dalam asap tapi saya tidak boleh berada di tengah asap itu.. Oya, sewaktu wewet mati, sembari miara bawel dan cucuk, saya beli lagi ayam negeri 6 ekor. Tapi karena kucing tetangga, mereka mati satu persatu sewaktu kucing-kucing mencoba memakan mereka. Akhirnya mereka dikubur di depan kontrakanku. Bahkan kuburannya dikasih bunga sama temen-temenku yang kebetulan ada di rumah sewaktu mereka mati.
Dari semua, yang paling berkesan adalah wewet. Saya sampai nangis sewaktu dia dipanggil oleh yang maha kuasa. Tapi saya yakin dia sekarang bahagia... Pengen suatu saat bisa miara burung jenis pentet untuk menggantikan wewet. Tapi mungkin kalau flu burung sudah berhasil dimusnahkan sepenuhnya dari negeri Indonesia tercinta ini. Untuk semua binatang piaraanku, saya sayang banget sama kalian... Terimakasih karena telah memberikan kenangan manis dalam hidup saya. Semuanya tidak pernah saya lupakan, selalu akan menjadi salah satu kenangan yang terindah dalam hidup saya ini...

Friday, May 25, 2007

KaTa-KaTa (tidak sama dengan) TiNdaKan

Seringkali, apa yang kita nasihatkan kepada orang lain sulit untuk diterapkan pada diri sendiri. Ketika mengeluarkan kata-kata bijak untuk menasehati, memberi masukan, menggurui atau asal sekedar ucap (apapun maksudnya) kita dengan fasihnya mengucap kata-kata yang terkesan berbunga-bunga dan penuh kata-kata bijak. Biasanya pula, balasan dari si penerima tidak jauh dari anggukan kepala disertai ucapan "Ya.. Ya..". Kemudian ada tindakan hasil dari kata-kata yang kita ucapkan. Seandainya sesuai dengan nasehat atau masukan kita, kita mengangguk setuju tanda puas. Dan ketika tidak sesuai, maka kita protes walau sebenarnya tidak ada hak kita berlaku demikian.
Tapi, ketika kita dihadapkan pada permasalahan yang serupa, tidak satu dua kali kita kelimpungan dan bingung apa yang seharusnya kita lakukan dalam mengatasi permasalahan yang ada. Padahal, sebelumnya, kita bisa berkoar-koar menasehati orang sampai mulut berbusa. Kalau perlu dengan menggunakan kutipan dan nama-nama terkenal supaya terkesan sarat makna.
Kata-kata yang diucapkan tempo hari menguap. Tidak berbekas. Padahal yang kita nasehatkan sama, seharusnya tindakan yang diambil juga bisa sama dengan nasehat yang terucap. Tapi, beberapa kali, ketika dihadapkan dengan masalah serupa tetap saja pusing tujuh keliling. Tetap saja bingung mesti ngapain. Tetap saja minta pertimbangan yang lain..
Manusia memang aneh. Kompleks. Penuh teka teki...
Kadang, pandai menasehati. Ketika dihadapkan pada permasalahan yang sama, cuma bisa gigit jari...

Wednesday, March 14, 2007

BebeNaH

Ada satu hal yang saya kangenin, yang dulu rutin saya kerjakan namun kini tidak tersentuh lagi, bebenah. Yups!! Ibu-ibu banget ga sih?? Tapi anehnya, dari kecil saya hobi tuh ngerjainnya. Dari masih es em pe, setiap minggu di rumah kami (mas Dony dan saya) kerja bakti. Mas Dony nyikat bak dan kamar mandi. Saya mandiin binatang peliharaan, nyuci piring, nyapu, ngepel dan ngelap-ngelap. Sesudahnya, ada perasaan senang yang luar biasa liat rumah rapi jali.
Bebenah termasuk juga merapihkan barang-barang pribadi. Setelah seminggu kamar saya (terutama) berantakan, saya merapihkan semuanya ke tempat semula. Mulai dari nyusun kaset-dvd, buat kliping, nyampul buku dan hal remeh temeh lainnya. Asik aja, seharian berkutat dengan diri sendiri. Sambil nyetel musik asik yang bikin kita semangat seharian.
Gara-gara sekarang ribet ngurusin skripsi, saya jadi menahan diri ga ngerjain apa-apa kalo lagi libur di rumah. Tapi saya sudah niat, kalau nanti urusan kuliah udah kelar.. saya mau bebenah lagi!!

Ternyata..

Ternyata,
Semua sama saja..
Apa yang kukira akan berbeda
Ternyata sama saja

Belum kutemukan kini,
Apa yang kucari selama ini
(Ayoe-March, 15th 2007)

Wednesday, February 07, 2007

Several things happened...
Some are good,
some are bad..
I prefer to ignore the bad
I just want to live happy
Can I??

Saturday, January 06, 2007

Are U Happy?

SMS Jamal:
Bahagia? Do we really need it, or just want it? So, are you happy?
Hmm, sebenarnya pertanyaannya simpel. Do I feel happy? Tapi ternyata jawabannya tidak sesimpel pertanyaannya. Saya sudah mulai menyiapkan sederet jawaban yang bisa memberi jawaban pas untuk pertanyaan itu. Namun, pada akhirnya saya juga mempertanyakan diri sendiri.. sebenernya saya bahagia ga sih? Dan tau ga, saya jadi bingung mesti jawab gimana. Dulu saya sempat berpikir, saya bahagia kalau: kumpul sekeluarga, punya pacar yang memang ditakdirkan jadi suami saya, tidak merasa dirong-rong bayaran kontrakan tiap bulan, punya rumah sendiri, bla..bla.. Kok bahagia ada saratnya ya? Kalau seandainya keluarga saya berkumpul, sudah bertemu dengan pacar idaman, tidak pusing bayar kontrakan dan punya rumah sendiri.. apa iya saya akan bahagia? I don't think so.. Jadi, saya setuju dengan jawaban Ocid kalau bahagia adalah merasa nyaman dan bersyukur. Yup! Merasa nyaman dengan diri kita, dengan keadaan sekitar, dengan semua yang terjadi dalam hidup kita dan bersyukur atas semua kasih sayang-Nya pada kita. Kayaknya, sekarang kalo Jamal nanya lagi dengan pertanyaan yang sama. Saya akan jawab: bahagia adalah merasa nyaman dan bersyukur. We need and want it, and yes..I'm happy. And I'm trying to be happy all the time :)
Ini jawaban dari teman-teman ketika saya tanyakan: Menurut lo bahagia gimana sih? Apa lo bahagia?
Ape:
Kalo semua kebutuhan jasmani dan rohani kita terpenuhi kita pasti bahagia, masalahnya Qur'an bilang manusia tidak akan pernah puas hingga dicabut darinya berkah nafsu/ keinginan. Gw pikir sih gw udah cukup bahagia untuk sekedar tau kondisi ini semua.
Sun-Tea:
Enggak.
Ocid:
Perasaan nyaman terhadap semua yang kupunya dan bersyukur atas itu. Iya.
Nisa:
Bahagia ketika gw merasa nyaman terutama di hati dengan keadaan kita. Jujur, gw belum merasa bahagia tapi gw menerima apa yang ada di hidup gw dengan senang.
Zaq:
Mungkin lagi bahagia. Ga tau. Ga penting. Definisi bahagia? standarlah, klise. Bahagia itu ketika ga mengharapkan kebahagiaan.
Annie:
Bahagia means senang, nyaman, puas, ngga merasa susah, atau bisa juga diartiin suasana senang lahir batin. Yup, bahagia dengan keadaan gw sekarang, bersyukur masih diberi kehidupan & orang-orang yang menemani, keluarga yang harmonis, cowok yang setia-walaupun jauh tapi setiap gw liat fotonya ada suatu kebahagiaan tersendiri, duileh..

ViRus NyeBeLiN...!!!!

Tuhanku... apakah memang sedemikian beratnya ujian membuat skripsi?
Kemarin, saya deg-degan waktu ga ada file "skripsi" di flash disk. Saya selalu menyimpan disana, ada sih back up nya di komputer rumah tapi ga yakin deh se-update yang ada di flash disk. So, dengan harap-harap cemas berdoa semoga file di rumah sudah ter-update. Ternyata, harapan yang sia-sia...
Jadilah, semalaman begadang menyalin ulang sebagian yang tidak ada dari hard copy yang sudah diperiksa dosen dengan tambahan revisi sana sini. Sekalian menyelesaikan bab 4 & 5. Ampun, mata rasanya pedih.. ngantuk!! Biasalah, saya tuh mudah sekali tertidur. Jadi sempat juga beberapa kali ketiduran. Jam 5 subuh, udah kelar semua kecuali bab 5 (kesimpulan & saran). Saya tinggal sholat, sarapan dan baca koran.
Jam 6 pagi, saya mau liat hasil kerjaan saya ketika saya lihat ada file temp. yang saya ga ngerti datangnya darimana. Saya tanya kakak, katanya hapus aja. Tanpa pikir dua kali, langsung di delete. Lalu saya buka file "skripsi" di flash disk. And half of it gone, ga tau gimana caranya. Duh, panik dong.. secara udah ngerjain semalaman. Kakak pun membantu saya mencari file yang hilang.
Sepuluh menit pertama: tenang.. pasti masih ada
setengah jam kemudian: panik dan nangis, hiks.. saya lari ke kamar dan menangis. Mama yang ngeliat jadi ikutan panik. Sedih banget, segala yang udah dilakuin sia-sia. Akhirnya saya mandi-baca koran-bolak balik liat komputer-baca koran. Tetep aja ga ada perubahan. Duh, kalo lagi begini rasanya sebel banget karena ga ngerti harus ngapain. Rasanya kayak orang bodoj aja!! Sumpah, udah hopeless deh. Udah males. Tapi ternyata kakak saya memberikan secercah harapan. Filenya ketemu, tapi terpisah dalam beberapa file (kok bisa ya?)
Ternyata, jawaban semua permasalahan saya: Virus!!! Nyebelin banget deh..
Akhirnya, lagi dan lagi... ngetik ulang!! Udah di save di beberapa tempat. Lalu saya tutup filenya. Pas mau di cek lagi, again.. its gone. Half of it gone!! Oh GOD... Dari beberapa file, ada satu file yang ga hilang. Masih lengkap kerjaan saya 60 halaman. Langsung dirubah nama filenya, di save di beberapa tempat dan langsung ke rental untuk di print. Tapi ternyata, masih ada aja cobaannya. di komputer selain komputer di rumah, file skripsi saya terbaca sebagai virus.
Saya udah ga niat kuliah, at least untuk hari ini ga pengen. Jadi, setelah saya dan kakak beli isi tinta buat printer di rumah, saya langsung ke kantor. Pelajaran hari ini: harus rutin format flash disk supaya tidak terkontaminasi virus. Belajar komputer!! Setidaknya, kalau ada trouble seperti ini saya bisa menyelesaikan sendiri...

Wednesday, January 03, 2007

Mood InfLasion...

Sebenarnya, hari ini cukup menyenangkan. A lot of good things happened. I finally can read content analysis book (thanks to Zaki). Setidaknya, mulai besok saya bisa mulai melanjutkan "Pe-eR" kuliah...lagi!! I also eat delicious sate, I can pray without worried I missed the interview. Intinya, everthing's going smooth..
sampai akhirnya saya mengatakan ingin liputan ke Kelapa Gading karena ada Novia Kolopaking di sana.
My driver looks mad and said "ganti driver aja.." WHAT???? Padahal kami baru jalan jam 2 siang dan saat itu, waktu baru menunjukkan pukul 7 malam.
Saya sungguh tidak ingin emosi menguasai diri saya, I really do. Apalagi saya punya niatan di tahun baru semoga saya bisa menjadi lebih baik lagi yang salah satunya adalah tidak emosian. Tapi sikap dan kata-kata driver saya tidak mengenakkan. He even gives me money to change the money I used to pay his drinks. It is so annoying you know...
Sedetik, saya sempat merasa keki sekaligus bingung dengan sikap driver saya. But I finally realized.. Saya ga boleh terpancing emosi. Harus lebih sabar. Harus lebih pengertian. Jadinya, saya ga marah-marah. Jadinya, saya bisa tetap tersenyum dan berdendang mengikuti lagu yang diputar di radio. The world's keep smiling at me when I choose to smile and not take it too personal.
Pada akhirnya, kami baik lagi sih. My driver finally understand that this is our job and we have to do it and we can get salary from it. Dan alangkah lebih baik lagi kalau semua yang kita lakukan dijalankan dengan ikhlas demi untuk mendapatkan keridhaan Allah SWT?? I do learn something here.. alhamdulilah

Sunday, December 31, 2006

How to meet CuTe BoYS

I've finished reading chicklit title "How to meet cute boys". It said that I won't be sorry reading the book, but the fact is I'm a little dissappointed. Its not as good as other chicklit that I already have. It didn't give conclusion how I'm gonna meet cute boys.

But, do you really believe there are cute boys out there? I don't think so!! Sorry boys, no hard feelings here but I don't think there are cute boys nowadays. Seems to me cute boys are already taken or maybe gay. Hehe, kidding...!!

But seriously, I didn't meet any cute single boy that really treating women right. Maybe its just ME right?? If someday I meet cute boys, a real cute boys (inside and outside), I'll tell you how its like :)

Back to Basic: Diary

Akhir-akhir ini saya mulai rajin menulis diari saya lagi. Setidaknya, dalam sehari HARUS ada hal yang saya bagi dengan diari saya. Tau ga kenapa? Semuanya berawal dari dua kejadian yang terjadi dalam waktu dekat.
Kejadian pertama, seminggu lalu saat ke rumah nenek saya, di jalan saya berpapasan dengan teman lama yang saya ingat sekali mukanya namun saya lupa namanya dan kenal dimana. Saya baru mulai ingat ketika dia menelpon rumah nenek saya (bahkan dia masih ingat nomor nenek saya!!) dan menceritakan bagaimana kami berkenalan hingga menjadi sahabatan. Masa saya bisa lupa? Betapa anehnya ingatan saya...
Kejadian kedua, saat saya jatuh dari motor pada hari natal lalu (Dec 25th 2006). Saya memang kurang tidur dan entah bagaimana caranya, saya bisa tertidur saat mengendarai motor (salah satu kebiasaan buruk yang akhirnya saya ketahui). Saya bahkan tidak ingat kenapa bisa jatuh, bagaimana terjadinya dan bahkan dimana kejadiannya!! Menyingkat cerita, setelah terjatuh saya langsung mengendarai motor saya yang setengah oleng pulang ke rumah. Tapi dalam perjalanan saya berpikir,
saya mau kemana ya? Oh iya, ke rumah
rumah saya dimana ya? Tanjung barat
nama saya siapa? Ayu, dan seterusnya..
Gila banget kan? Betapa rentannya ingatan saya, mungkin hanya karena shock tapi itu menakutkan!! Dua kejadian sudah cukup menjelaskan betapa pentingnya mencatat kejadian apa saja yang saya alami setiap harinya. Kebayang ga sih kalau ingatan dan semua kenangan dalam hidup kita hilang, terlupakan, terpendam dan tidak bisa dilihat lagi. Ibaratnya kayak tulisan di komputer yang di delete bahkan udah ga ada di recycle bin. Bersih, nothing, zero, NOL ...
And so, I begin to share all to my diary everyday... again...
Yup!! Saya memang punya diari, sejak masih SD sebenarnya. Namun dulu diari saya tidak sebagus diari saya sekarang ini. Seadanya saja yang penting mewakili isi hati. Kebiasaan ini sempat terhenti saat saya kuliah. Karena saat itu, mama saya sempat penasaran dan membacanya. Siapa juga yang mau diarinya dibaca?? Apalagi masih ABG alias anak baru gede, pasti banyak rahasia yang tidak mau dibagi ke siapapun termasuk mamanya sendiri. Diari yang ada sejak SD sampai SMU saya bakar semuanya. Dan saya menyesal karenanya..
Tapi, ya namanya saya doyan cerita. Kayak semacam kebutuhan yang kalau tidak diwujudkan jadinya nagih minta dipenuhi. Jadi, mulai tahun 2004 saya mulai memiliki diari lagi. It has to be blue. Not too big and not too small... Sekarang sudah ada 3 diari yang mengisi hari-hari saya selama 2 tahun ini. Lucu juga bacanya. Saat saya sedih, saat saya senang, saat saya be-te, saat saya stress. Its all there...
Back to basic: diary is not that bad you know.. at least it won't hurt you or share all your deepest secret to another. Most of all, it will help you remember many things that you may forget...

Wednesday, December 06, 2006

PeRasaanKu...

All that I need now,
is the rain to fall from the sky
to washed away my pain inside...
(Mocca)

Dunia sedang tak bersahabat
Ingin kubawa hancur bersamaku
(DewiQ)

Wednesday, November 15, 2006

What should I do..?

I feel confuse, don't know what should I do next ...
I'm in the middle of nowhere
What should I do GOD ...???
Please give me any sign
JUST any sign ...

Saturday, November 04, 2006

ANaK KuL!@HaN

Sudah lebih dari setahunan saya jadi anak kuliahan lagi.. Exciting banget bisa kembali belajar di bangku kuliahan. Ada bedanya kuliah sekarang dengan pertama kali saya kuliah dulu. Dulu saya kuliah reguler setiap harinya dengan jadwal masuk pukul sembilan pagi dan pulangnya paling lambat jam tiga sore. Sekarang saya kuliah cuma di hari sabtu dan minggu saja, dengan jadwal padat dari pukul sembilan pagi sampai lima atau bahkan pukul enam sore.
Setelah lama absen di dunia kuliahan, saya merasa agak kaget juga dengan suasana belajar yang membutuhkan konsentrasi penuh. Jadwal kerja senin-jum'at yang waktunya tidak bisa dihitung secara pasti membuat saya sulit juga untuk mengumpulkan segenap konsentrasi ke kuliahan. Apalagi urusan bebenah rumah seperti nyuci baju, nyetrika dan beberes harus dikerjakan sendiri, maklum.. namanya juga anak kost-an. Pontang pangting atur waktu lumayan seru juga, membuat saya semakin kagum dengan sang pencipta yang subhanallah bisa mengatur segalanya di dunia dengan sempurna.
Ritual ribet dan pusing dengan segunung tugas, sebel sama dosen yang killer dan ga ngertian, mati-matian begadang belajar saat ujian, deg-degan saat liat nilai ujian di papan pengumuman.. Ahh, senangnya masih diberi kesempatan oleh Allah untuk merasakan kenikmatan-kenikmatan ini..

Wednesday, November 01, 2006

Pilihan...

Hidup adalah pilihan
Pilihanku untuk menerima
Pilihanku untuk menolak
Pilihanku untuk abstain

Dan pilihanku,
Aku memilih untuk tidak memilih

Monday, October 30, 2006

Puasa di kala kecil...

Photobucket - Video and Image Hosting
Ketika saya kecil, kami (mas doni & saya-red) diwajibkan mama berpuasa sebulan penuh, walau kadang tanpa sepengetahuannya saya berbuka puasa dengan cara mengendap-endap mengambil air es di kulkas.
Biasanya, sehabis sholat shubuh saya sudah dijemput tetangga sebaya untuk main. Kadang kami keliling sambil boncengan bertiga naik sepeda, kadang kami main bulu tangkis di jalan depan rumah. Seringnya, kami keliling luar rumah sakit persahabatan. Rata-rata di daerah sekitar rumah saya memang pergi ke sana, jumlah orang di sana mencapai ratusan. Sebelum petasan dilarang, di perempatan persahabatan selalu terjadi perang petasan entah mana lawan mana. Suaranya terdengar sampai ke rumah saya. Saya dan teman-teman berada di pihak netral. Kami berada di sana hanya karena ingin merasakan keramaian suasananya. Kami sendiri tidak pernah membeli petasan berbahaya. Paling-paling hanya petasan banting, jangwe, kentut atau curut. Kami membeli untuk membela diri dari serangan kelompok anak-anak yang mangkal sepanjang jalan menuju persahabatan, yang sering iseng melempari orang yang jalan dengan petasan.
Pernah suatu kali saya merasakan rasanya dikejar-kejar polisi. Waktu itu (saya lupa waktu pastinya), petasan sudah mulai dilarang. Tapi kami masih pergi juga ke perempatan persahabatan. Keadaan masih ramai namun orang sudah mulai sembunyi-sembunyi membawa petasan. Tiba-tiba, ditengah perang petasan orang-orang lari berhamburan dan teriak "polisi...polisi!!!". Kami yang kebetulan membawa petasan ikut panik dan berlari. Tidak lupa saya membuang petasan di celana karena takut ditangkap dan digelandang. Sepuluh menit kemudian, semua berhenti berlari. Tidak ada polisi yang mengejar. Mungkin polisinya sendiri bingung harus mengejar yang mana.
Setelah dari persahabatan, kami biasanya main bekel atau monopoli di rumah susi. Kami main sampai pukul sembilan pagi. Setelah itu kadang kami main karet, sesudahnya pasti cape dan haus. Kadang, kalau tidak kuat iman kami berbuka puasa dengan cara mengendap-endap mengambil air es di kulkas. Setelahnya memang ada rasa menyesal tapi nasi sudah menjadi bubur..
Jam sebelas pagi saya tidur sampai jam dua siang. Bangun untuk sholat lalu nonton tv. Jam empat saya mandi, sholat ashar lalu main bulu tangkis di depan apotik benwaras. Kami main sampai hampir bedug magrib. Ada makanan yang selalu ada tiap kali saya berbuka puasa. Somay kampung (somay yang komposisinya hampir tidak ada ikannya) dan kerupuk mie sambel ubi.
Malamnya, saya dijemput teman untuk sholat teraweh di dekat rumah. Kadang kami suka nakal, di dalam masjid berisik bercanda atau malah tidak menyelesaikan sholat dan memilih jajan di depan mushola.. Selesai sholat kami pulang dan biasanya saya langsung tertidur di kasur saya yang nyaman.
Saya rindu suasana puasa di kala kecil, dimana puasa merupakan rutinitas menyenangkan yang ditunggu-tunggu setiap tahunnya. Kini? saya merasa puasa hanyalah kewajiban yang harus dijalankan sebagai umat muslim. Rasa menyenangkannya sudah menguap entah kemana.. saya rindu suasana puasa di kala kecil, saya rindu somay kampung dan kerupuk mie sambel ubi..

Friday, October 20, 2006

Joe dan Lee

Cinta tidak memilih...
Semuanya natural apa adanya
Seperti bunga yang merekah di pagi hari
Seperti bumi yang berputar setiap hari
Joe tidak pernah menyangka kalau dirinya akan terlibat urusan asmara dengan teman sekelasnya. What??!!! Teman sekelas.. gila aja kaleee!! Urusan dalam negeri bisa ketauan dunk. Kalo dipanggil guru ke depan kelas dan ga bisa jawab, pasti ketauan bloonnya. Kalo terlambat ke sekolah dan disuruh keliling lapangan, jadi ketauan pelornya. Kalo lupa ngerjain Pe-eR dan disetrap di depan kelas... ampun.., malu banget kannnn!!!
Tapi siapa yang menyangka juga kalo Joe yang tomboy nan enerjik itu bisa jatuh hati.. Kalo Joe yang tidak pernah perduli dengan make up atau pakaian yang dipakainya kini tiba-tiba jadi miss matching yang memperhatikan keselarasan warna sampai ke warna kaos kakinya..weleh..weleh.. Joe sekarang jadi "wanita" sungguhan. Dan semuanya karena siapa??? Siapa lagi kalo bukan karena si sableng Lee. Anak pindahan dari kota Bandung yang gayanya sok don juan penuh tebar pesona ke sana-sini. Ih.. Ga banget kan???
Herannya Joe yang punya banyak penggemar itu bisa juga kesengsem sama lawan jenis, herannya lagi kesengsemnya sama Lee yang udah jelas-jelas ketauan playboy. Aneh!!! Semua mempertanyakan, termasuk Joe.. Kadang Joe juga suka mikir sendiri, apa ya yang diliatnya dari Lee?? Dibilang cakep banget ga juga, dibilang pinter banget ya ga juga. Lantas apa yang diliat dari Lee???
Lee orangnya asik diajak curhat... Joe membela diri
Lee orangnya asik diajak jalan... Joe mencari alasan yang pasti
Lee orangnya asik diajak ketawa ketiwi... Joe mulai bingung sendiri
Yah, apapun alasannya, Joe kini sedang falling in love. Dan anehnya, Lee yang orangnya suka tempel sana tempel sini juga mulai menunjukkan perubahan. Lee jadi lebih perhatian. Lee jadi lebih menghargai perempuan, terutama Joe. Lee jadi jerawatan (ada hubungannya ga sih???). Intinya sih, Joe berubah dan Lee berubah. Ada yang salah??? Iya ... ada yang salah. Karena Joe menginginkan status pacar. Joe ga mau dijadikan salah satu teman tapi mesranya Lee. Joe minta kejelasan lah intinya. Sedang Lee?? maunya teman tapi mesra aja, maunya gini-gini aja...
Merah putih, biru lalu Abu-abu...
Penuh ketidak pastian
Seperti kamu ...
Joe tidak suka dengan keadaan yang labil. Joe menginginkan kestabilan, sandaran pasti. Joe menginginkan Lee... hanya untuk dirinya, bukan untuk dibagi-bagi kayak kue ulang tahun. Joe ingin Lee hanya memperhatikan dirinya seorang, bukan sayang-sayang ke semua orang. Tapi Lee tetap bersikukuh.. Lee bilang tidak anti komitmen, tapi belum mau berkomitmen.
Joe berada dalam ketidakpastian, dan Joe benci hal itu. Joe tau dirinya harus memutuskan sesuatu meski dengan berat hati...
Memang cinta tidak memilih. Tapi Joe harus memilih, Joe memilih tidak ingin sakit hati. Dan Joe memilih untuk undur diri. Undur diri dari kisah asmaranya dengan Lee. Undur diri dari sakit hati. Walau berat melupakan Lee, tapi Joe menguatkan hati. Walau tiap malam air mata mengalir deras karena memikirkan Lee, Joe tetap memegang keputusannya. Kini Joe mulai sadar, cinta tidak semanis perkataan orang. Cinta penuh kemunafikan, cinta perlu pengorbanan, cinta tidak selalu berakhir happy ending seperti di sinetron atau film-film hollywood yang membuat semuanya sudah bisa menebak seperti apa akhirnya. Cinta memang bisa menoreh luka pada yang merasakannya. Seperti kisah cintanya dengan Lee...
(dibuat dengan asal oleh Ayoe, Oct 20th 2006)

Friday, October 06, 2006

Kita melakukan banyak kekeliruan & kesalahan
Tapi kejahatan kita yang utama
Adalah mengabaikan anak
Menyepelekan mata air kehidupan

Banyak kebutuhan kita dapat ditunda
Tapi anak tidak dapat menunggu

Kini saatnya tulang belulangnya dibentuk
Darahnya dibuat,
dan nalurinya dikembangkan

Padanya kita tidak dapat menjawab "besok"
Sebab ia dijuluki "hari ini"

(Gabriella Mistral, Children winner of nobel prize for poetry)

Wednesday, October 04, 2006

Photobucket - Video and Image Hosting
Love is a wide and long journey. It needs lot of patience and understanding. We never know who's the lucky person we fall in love with. We never choose, its just choosing the one.. whoever he or she is. Love never promises you happiness, coz sometimes its just giving you pain.

Friday, August 11, 2006

aneh

Manusia memang mahluk yang aneh. Ketika suatu hal baik yang disodorkan dihadapannya, manusia suka pikir-pikir dua kali.. setelah tawaran tersebut udah expired alias sudah basi atau ga berlaku manusia malah ngebet berharap hal itu terjadi dalam hidupnya. Sebenernya maunya apa sih????
Kayaknya gue kadang suka gitu.. Gue ga sadar ketika hal baik terjadi dalam hidup gue, gue ga menyadari kalo gue tuh sebenernya beruntung. Dan gue menyia-nyiakan hal yang ada.. sampai akhirnya hal tersebut pergi dan tinggalah gue menyesal tiada akhir. Hiks...hiks...

Tuesday, August 01, 2006

B aja

Duh,
hidup kok akhir-akhir ini B aja ya??? There's nothing special.. Apa kek gituh, kayaknya semua serba monoton. Serba ter-organized. Ga ada yang impulse, ga ada yang mendadak, surprise.. Bener-bener datar.

Duh, kok Ayu bisanya ngeluh aja ya? Astagfirullah ...
Dikasih hidup enak masih aja ngeluh, kebayang ga sih yang harus ngejalanin hidup lebih susah dari kamu??? Jangan gitu ah ...

Iya ...
Ayu ga mau ngeluh lagi
Maaf Tuhan, bukan maksud Ayu begitu. Ayu cuma... Engkau paling tau apa-apa yang terjadi dan apa yang terbaik untukku. Tuntun, bimbing, pimpin dan lindungi Ayu dan semua orang yang Ayu sayangi Tuhanku ... Amin 3x

Monday, July 03, 2006

Sad sad day

I'm just a silly girl
Fall in love with him
Stood up like no others
Get in caught in deep feeling

But now ..
I feel hurt inside
I feel life is unfair
I feel sad in a deep way

Its a sad sad day
One day I've to go through
I wish I can dissappear
I wish I can hide
Where nobody knows

Still can't forget him
Still can't hate him
Still can't replace him

Ugh ...
Hate my self
He's not the very best
You silly girl!!!

Thursday, June 29, 2006

Lucy's farrewel party

Teman saya yang bernama Lusi di program UNIK pindah kerja ke stasiun TV tetangga.. Kami pasti akan kehilangan dia, apalagi pembawaan Lusi selama ini menyenangkan dan easy going terhadap semua orang. Untuk terakhir kalinya saat kami masih bersama Lusi, kami pun mengadakan farrewel party..

Lusi mengundang semua orang di departemen kami untuk karaokean bareng di Delta. Kalo saya mah pastinya akan jadi barisan pertama yang menyerbu kesana. Kalo diminta nyanyi (bahkan ga diminta pun) udah nyanyi duluan. Maklumlah, bawaan dari sononya.
Rame, pastinya!! Dan ternyata eh ternyata yah.. departemen News Features memiliki banyak bakat tak terasah. Kayaknya hampir semua pada doyan nyanyi. We're having fun, of course. Lucu, ngeliat kelakuan Dono sama Rian. Tapi saya ga bisa ikutan sampai selesai. Jam 1 pagi mesti pulang karena jam 5 pagi udah mulai kerja lagi euy. Buat Lusi, semoga sukses dimanapun kamu berada...

Wednesday, June 21, 2006

Dear Bro

When you did your first walk
Drinked and ate from her hands
Asking her attention
Cried and spoiled to her
Dominated her life ...

When you're looking the sky
breathing the air
smelling flower's scent
touching your skin and other stuffs
Have you realize
who sacrificed life,
Just to give life to us

When you're in troubled
When you felt like there's no hope
When you weren't felt well
She'll always come
And tried her best to help

What do you see in me ..
is also inside you
What do you see in her
Just me and you
Just us who'll complete her life

Be fulfilled with love
Be fulfilled with kind things
Be a kind hearted
Just like her ..
Just like she used to teach us

Dear my love bro ..
A mother's love is never ending
Never forget all she've done

Life is a once experience
Never did something you'll regret

(Created by Ayoe, June 22nd 2006)

Monday, June 12, 2006

Ohana

Harta yang paling berharga adalah keluarga
Istana yang paling indah adalah keluarga
Puisi yang paling bermakna adalah keluarga
Mutiara tiada tara adalah keluarga
(soundtrack Keluarga Cemara)

Saya menyayangi keluarga saya. Saya menyayangi ketidaksempurnaan yang ada, kesusahan-kepedihan-penyelesaian-kebahagiaan yang ada dalam keluarga saya. Kadang kala, saya suka membayangkan hal-hal indah yang terjadi dalam keluarga teman saya bisa terwujud dalam keluarga saya juga, tapi saya menyadari.. tidak semua yang terjadi dalam keluarga orang lain bisa berjalan baik bila terjadi dalam keluarga saya.

Saya pernah merasakan memiliki keluarga yang utuh. Keluarga dimana ada papa-mama-kakak dan saya. Saya pernah merasakan berlibur bersama (walau tidak sering, setidaknya saya pernah merasakannya). Saya pernah merasakan lebaran dengan keluarga besar (mulai dari nini, ibu-bapak, mama-papa, om-tante, kakak, sepupu) dan mudik bersama keluarga. Saya pernah merasakan makan malam bersama di rumah, saya dan mama menyiapkan makanan. Papa ngobrol dengan mas Dony. Dengan menggelar tikar dan meriung kami makan dengan lahapnya. Plus, dengan kehadiran burung-burung piaraan kami (wewet-cucuk-bawel) yang minta diberi sedikit jatah makan kami (selera mereka cukup manusiawi, tempe dan keju pun mereka suka).

Saya memang pernah merasakan perasaan terbuang dari keluarga. Saya memang pernah merasakan betapa sepinya hanya berdua mama, saya memang pernah merasakan betapa sedihnya tidak punya sanak keluarga, saya memang pernah iri dengan teman yang bisa memiliki keluarga utuh. Saya memang pernah merasa rakus dengan perhatian orang yang tidak bisa saya dapatkan di dalam keluarga. Saya memang pernah merasakan rindu yang akut akan adanya keluarga papa-mama-kakak-saya. Saya memang pernah merasakan kebencian yang luar biasa akan keadaan yang harus saya alami. Saya memang pernah merasa bahwa tuhan tidak adil dengan memberikan saya keadaan seperti ini ...

Tapi kini saya bisa menerima semuanya dengan ikhlas. Saya bisa menerima bahwa keadaan keluarga saya ibarat sebuah puzzle dimana semuanya berserakan tidak menyatu tapi sebenarnya kami adalah kesatuan yang tidak bisa dipisahkan karena kami terikat satu dengan lainnya. Saya bisa menerima keadaan bahwa kini papa-mama tidak bisa selalu ada di samping saya. Saya bisa menerima keadaan (dengan sangat berat) bahwa pertemuan kami tidak bisa sesering dulu, dan saya harus ikhlas berbagi waktu pertemuan dengan yang lainnya. Saya bisa menerima keadaan kakak saya sudah memiliki keluarga baru yang harus diberi perhatian utama dibandingkan saya-mama-papa...

Saya menyayangi keluarga saya. Saya menyayangi mereka apapun adanya. Saya menyayangi mereka, selalu memikirkan dan berusaha memberikan yang terbaik untuk mereka ...
Saya menyayangi keluarga saya sepenuh hati, jiwa dan raga saya ....

Ohana ... ohana means family. Family means nobody gets forgotten or left behind (Lilo n Stich)

Thursday, May 25, 2006

Heart

Photobucket - Video and Image Hosting
" ... and that what makes him so perfect, because he's unreachable. He's there .. he lives on your mind. He's perfect because you create him to be perfect there ..." (Cintapucino)

Wednesday, May 24, 2006

Just one of my GreaT Day

Photobucket - Video and Image Hosting
Hari ini sebenarnya hari libur nasional (25 Mei-Kenaikan Isa Almasih) tapi saya tetap masuk kerja. Bukan karena saya workacholic tapi lebih karena kewajiban. Biar libur tapi tayangan tetap on air dan tidak bisa taping, secara berita yang diberitakan harus up to date kalau tidak rating turun dan kelibas dengan acara serupa yang on air di jam yang sama (kecuali mungkin lebaran, natal & imlek yang bisa taping karena disiasati dengan tayangan tentang hari raya tersebut)
Jadi, jam 5 pagi mobil jemputan sudah standby dengan manisnya di depan rumah saya. Tapi hari ini tampaknya bukan hari yang menjemukan atau membetekan ...
Mood sejak bangun pagi menyenangkan. Saya bisa bangun lebih cepat dari jam beker yang saya setel. Jam 4 pagi, sempat sahur dan mandi dengan santai. Tidak terburu-buru. Pergi ke kantor dengan jeans kesayangan dan baju baru warna biru bertuliskan "Ayoe Top!" di dada. Buatan temannya teman saya, simple dan menarik. Didobel dengan tangan panjang warna hitam dan dipadukan dengan jilbab biru muda. I feel like it really me banget!!!!

Jadilah saya berangkat kerja dengan perasaan gembira. Sepanjang perjalanan Refdinal (driver yang menjemput) memutarkan kaset You're Beautiful, kaset kompilasi yang berisi lagu-lagu super enak.

Sampai di kantor menyiapkan keperluan on air, dan alhamdulilah ... 4 segmen sudah selesai di print jam 6.10 pagi jadi saya tidak perlu olahraga naik turun tangga seperti biasanya. Jam 6.30 semua sudah selesai, Nella oke, studio oke dan saya bisa membaca buku Cintapucino yang dipinjamkan teman saya dengan sedikit promosi bahwa ceritanya bagus.

Jam 7 tepat saya masuk ruang control dan mulai bekerja, dan bisa disambi baca?!!! what a great day!!! Semua kelar tanpa ada masalah. Setelahnya, saya kembali ke asal, ke gedung News Features tercinta yang hanya berisikan 1 orang bernama Mas Niko yang tertidur lelap di bangku depan komputer Ira.

Saya langsung mendatangi meja mas Edi (meja sejuta umat saking banyaknya orang yang memakai komputernya, termasuk saya!). Yang pertama dilakukan adalah menyalakan speaker & menyetel lagu-lagu enak, buka email dan friendster sambil buat kerjaan. Hmmm ... santai banget ....

Sekarang sih udah ada mahluk tambahan di kantor. Ada Mono yang lagi nonton TV, Gatra yang lagi preview kasus Lidya Pratiwi dan Yohannes yang lagi main Zumma (permainan sejuta umat yang selalu menyenangkan dimana dan kapan saja).

Ahhh ...

Abis ini enaknya ngapain ya???


Wednesday, April 26, 2006

LoVe U Mom ...

I love my mom so much ...
I am willing to do anything for her
I am willing to give anything for her
as long as I can see the sweetest smile I've ever seen in her face
as long as I know that she's happy and feel comfort

She never ask anything,
She never let me down
She never think about herself,
her priorty is her children
She've done so much
But she never complaint

Lately, I've seldom seen my mom and I miss her so much!!

April 25th, she said she wanted to stay at my house. But I dissappointed when she sent sms at 11.00PM and said that she fell asleep so she couldnt came.

April 26th, I didnt expect her to come by. I just dont want to feel dissappointed. But at 11.30PM, she knocked the door and there she was.. stand infront of me with her angel face ...

April 27th, 02.00AM, I saw my mom staring at me and gave me the sweetest and the loveliest smile I've ever seen. I knew my mom miss me so much, I could see it from her eyes
Oh mom...
I feel so grateful have the greatest mom like you.
I don't know how's my life gonna be if you weren't there for me ..
I love you mommy ....
ps: kangen, pengen cepet pulang ke rumah dan berbagi cerita dgn mama..

Wednesday, March 22, 2006

Be a better Me ..

There are some changing in me,
either I realized it or one condition made me realized I'm changing ...
I'm a person who hate war, fight or other things similar. And I'm always trying to move backward when I knew the situation will make violance things happen.

For example, when I talked with my friend about a thing she believed 100 % and at the same time I tought it was wrong then I tried to accept her explanation but inside I feel she's not 100 % right about it.

But now, when someone say that its true or, I didn't do it coz its your fault and others .. I will say what I'm thinking about it, though it would make conflict. Of course, I wont let conflict happen, but now I choose to defend my faith with the right way and say it out loud.

Now, I'm braver than I was ..
And I'm proud of me because of it ..
I think if the changing in me turn to be better me, I dont mind about it ..

Monday, March 20, 2006

Good Looking Guy ..

Image hosting by PhotobucketImage hosting by Photobucket Image hosting by Photobucket Image hosting by Photobucket

Hmm ..
I fell in love with Tom Welling when the first time I saw Smallville, and since then I admire his good looking. His teasing and sweet smile, his sexy lips, his deep and blue eyes, his perfect face and body. He's tall. I always like tall man, coz I feel I'm not tall enough so maybe it would be good if my couple is a tall guy. I also like him ( I know I'm so much influenced with his performance as Clark Kent, but I only know him from that movie.. what can I do?) coz he seems so wise, patience and shy. He's just a good guy every women wants to have as couple ... and also good looking guy of course, hahaha ...?!!!

Lately I watch Meteor Garden 1 again, I forget how many times I watched this movie.. and I'm impressed (again ..?!!!) with him as Dao Ming Shi. He's not someone everybody can fall in love with coz he's rude, so spoiled and someone who cannot accept the word NO. But his deep and loyal love to Shan Cai makes me feel so jealous to Shan Cai. He's sweet, forgiveness, he has sweet smile and great face & body (he's tall for asian men), one of a good looking guy I like to see.

Sometimes I just wondered,
Will I have someone who'll sacrifice his life only for me not anyone else ..
Will I have someone who'll understand me inside and outside without me telling him A to Z about it ..
Will I have someone who accept me just the way I am without changing me to someone else ..
Will I have someone who cares, loyal and wise and complete me in every single thing in my life ..
Will I have someone who can stand to me whenever I got angry, sad, bored and different kind of feeling and his love wont less even a bit ..
Will I have that man ..??
I'm waiting ..
I'm waiting for the right person ..

Sunday, March 12, 2006

Godaan ... godaan ....

Aje gile?!!!
Barang-barang pada diskon, dimana-mana terpajang pengumuman sale gede-gedean. Yang punya duit pasti ga pikir-pikir sampe dua kali buat beli apalagi barangnya bukan barang yang abal-abal. Siapa juga yang ga tertarik walo cuman ngelirik aja atau ngebatin dalam hati I wish I have money to buy it ...

Hhhh ...
Pagi-pagi udah dibikin iri sama teman sekantor karena dompet barunya yang keren bin kece. Dompet warna biru muda buatan GOSH itu katanya cuman 79ribu. CUMAN 79 RIBU DOANGGG ...

Tapi tetep aja kalo ga punya duit mau dikata apa??? Padahal ngiler banget liatnya. Soalnya emang keren b.a.n.g.e.t ... :( warnanya biru muda (my favourite colour), bentuknya mungil (duh ... ayu banget sih :P) terus keliatannya kayak tas kecil gitu, keren banget kan????

Yahhh ...
godaannya memang gede banget .. pilihan yang ada juga sulit. Masalahnya akhir bulan ini ada sale buku dan gajian bulan ini udah dijatahin buat beli buku. Coba ada keajaiban datang, tiba-tiba ada orang baik hati yang membelikan (dasar ngarep?!!!) atau ada rejeki nomplok kayak menang lotere atau dapat hadiah dari sodara-sodara yang punya kelebihan materi (ngarep juga?!!!)

Ya sudahlah..
Dompet biru yang bentuknya kayak tas mungil kecil yang sangat menggoda hatiku ..
Sepertinya memang kamu tidak ditakdirkan untukku ...
Hiks .. hiks ...