Wednesday, May 05, 2021

Menilik Performa Laptop HP Spectre x360 14"

Hai semuanya, udah lama aku gak bikin review nih. Karena kemarin aku baru aja melihat-lihat spec dari Laptop HP Spectre x360 14" aku jadi pengen membahas laptop kekinian ini. Emang ngerti sama laptop? Jaman now gak paham gadget rasanya seperti hidup di dalam gua. Karena jaman now semua serba online jadi kita harus update sama perkembangan gadget.

Ok back to the topic, kira-kira gimana ya performa dari laptop seharga 20jutaan something ini? Worth to buy gak sih? Nah penasaran khan... Let's check this out gaisss!

 

Laptop HP Spectre x360 14" worth to buy for sure! (Pict from google)

Ku bahas satu persatu ya. Menurutku ada beberapa kelebihan yang perlu kamu tau nih. Pertama, laptop HP Spectre x360 14" memakai processor Intel Core i7 generasi ke-11. Layar 14 inchi ini modelnya tipis dengan ketebalan 1,7 cm dan berat hanya  1,36 kg aja. Berjenis OLED dan memiliki anti gores Gorilla Glass. Yang artinya aman, bagus dan simple banget buat dibawa kemana-mana.

Kedua, baterainya tahan sampai 17 jam. Yess bener banget baterainya tahan lama karena didukung oleh Power Saver dan  Adaptive Battery Optimizer. Yang biasa pake laptop berjam-jam no worry of out baterry pokoknya!

Ketiga, dengan RAM DDR4 sebesar 16 GB dan kartu grafis Intel Iris Xe. Ditambah lagi penyimpanan SSD sampai 2TB. Puas deh buat menyimpan banyak file foto video dll. Dengan koneksi WiFi versi 6 dan Bluetooth versi 5.0. Plusss port Thunderbolt yang superfast dan mumpuni banget.



Bisa dilipat dan digunakan seperti tablet


Dan keempat, layarnya itu touchscreen dan dilengkapi dengan pen. Engsel layar juga bisa dilipat ke belakang sehingga menyerupai tablet. Sumpah ini tuh kereeeen bangeeet!!! Melihat keseluruhan performa dari laptop HP Spectre x360 14" ini tidak mengecewakan. Semua spec nya memang diatas rata-rata. Harga menentukan kualitas, so laptop ini rekomen banget, that's for sure!

If... 

If I have this fabulous laptop for myself. What would I do??? Banyak pastinya! Punya laptop HP Spectre x360 14" aku bisa download banyak aplikasi untuk membantu kerjaan aku. Aku bisa edit video dan sering-sering upload tanpa takut terganggu masalah teknis. Aku bisa kerja dimanapun tanpa repot. Seperti kayaknya tablet jadi so simple banget. Kalo aku sih YES ya untuk punya laptop kece begini. 

#PowerYourDream



Tuesday, April 20, 2021

Meraih Rejeki Saat Ramadhan Tiba

Ketika bulan suci Ramadhan tiba, rasanya seperti bertemu teman lama yang sudah dirindukan setelah berbulan-bulan tidak berjumpa. Sebuah momen yang slalu dinanti kehadirannya dan disambut dengan penuh suka cita.

Bulan Ramadhan tidak hanya sekedar menahan lapar haus juga hawa nafsu, tapi juga momen disaat kita bisa lebih mendekatkan diri padaNya dan meraih ridhoNya. Selain itu, Ramadhan buatku sendiri adalah momen untuk meraih rejeki dengan semangat berjualan produk buatanku sendiri yaitu kue kering yang akrab dijual saat bulan puasa tiba.

Sejak beberapa tahun belakangan ini aku rutin berjualan di bulan puasa. Awalnya ketika salah satu teman mencoba kue buatanku dan katanya tertarik untuk membeli karena rasanya enak. Walaupun sempat gak pede akhirnya aku memenuhi permintaannya dan membuatkan pesanannya.


Iseng aku pasang status di WhatsApp ternyata responnya cukup baik. Beberapa pesanan datang dan tak disangka di tahun pertama berjualan aku berhasil menjual sebanyak 200 toples. Alhamdulillah senang rasanya karena ternyata banyak juga yang menyukai kue nya.

Karena itu tahun berikutnya aku juga berjualan kembali dan berusaha meraih rejeki di bulan Ramadhan. Aktivitas yang agak berbeda terjadi di tahun 2020 kemarin. Karena pandemi membuat permintaan kue menurun. Tapi hal itu tidak mengurangi kesenangan dan kebahagiaan karena bisa berkreasi dan menghasilkan sesuatu dari rumah.

Tahun ini insya Allah usaha kue kering tetap dilakukan. Harapan terbaik adalah meningkatnya pesanan kue dibanding tahun lalu. Apalagi didukung dengan jasa ekspedisi JNE yang bisa diakses lewat gadget. Pengiriman pesanan aman dan sampai on time. Usaha dari pemerintah untuk keluar dari pandemi saat ini juga patut diacungi jempol. Semoga tahun ini, ekonomi Indonesia bangkit dan UMKM bisa tetap berproduksi dan beroperasi. 

Sambil menjalankan ibadah puasa, jangan lupa dukung UMKM di sekitarmu ya.  Kalo kamu ingin membeli kue kering buatanku langsung hubungi aku ya 😊😊

#JNE #BahagiaBersama #JNERamadhan2021 #Blogberkahramadhanantarkankebahagiaan

Sunday, March 07, 2021

4 Alasan Memilih Ms Glow Kids Mild Shampoo Untuk Si Kecil

 


Kulit si Kecil membutuhkan perawatan khusus dibandingkan dengan orang dewasa. Sebab, kondisi tubuhnya masih rentan dan sensitif. Untuk itu, sebaiknya bunda memilih produk dengan bahan alami seperti Ms Glow Kids Mild Shampoo untuk si Kecil. 

Tidak hanya sekedar membersihkan, produk ini memiliki sederet manfaat yang berguna untuk pertumbuhan rambut anak. 

Alasan Memilih Shampo Dengan Bahan Alami

1. UV Protection 
Salah satu bahan alami yang digunakan pada sampo Ms Glow Kids yaitu Royal Jelly. Bahan alami ini memiliki segudang manfaat yang dapat memberikan perlindungan lebih untuk si kecil. Royal jelly dapat bermanfaat sebagai UV Protection dari paparan sinar matahari secara langsung. Hal ini disebabkan oleh kandungan asam amino yang berperan dalam melindungi 
dari sinar UV. 

2. Melebatkan Rambut Si Kecil 
Rambut si kecil yang lebat dan indah menjadi impian semua orang tua. Untuk mewujudkan hal tersebut, bunda bisa memilih produk perawatan rambut dengan bahan alami seperti Ms Glow Kids. Shampoo ini memiliki kandungan royal jelly dan kolagen yang dapat membantu rambutnya tumbuh dengan baik dan menutrisinya.

3. Tidak Pedih Di Mata 
Dalam setiap produk shampoo terdapat produk surface anti agents atau surfactants. Kandungan ini berfungsi untuk menarik minyak dan kotoran yang tertinggal di kepala. Namun, sampo yang diformulasikan untuk bayi dan anak diformulasikan dengan surfactant yang lembut dan tidak pedih jika mengenai mata.



4. Tidak Menyebabkan Iritasi Kulit 
Demi menjaga kenyamanan si kecil, maka bunda perlu memilih produk yang benar benar aman untuk perawatannya. Pilihlah produk pembersih kepala yang tepat sesuai usianya. Bunda harus memastikan jika produk tersebut mengandung bahan alami seperti Ms Glow Kids Mild Shampoo. Sehingga, bunda bisa menjaga kesehatan kulit si kecil dengan baik dan benar. 

Tentu sebagai orang tua ingin selalu memberikan produk perawatan terbaik untuk sang buah hati. Salah satu bentuk kasih sayang yang bisa diberikan kepada si kecil yaitu dengan cara memilih produk sampo yang aman, seperti Ms Glow Kids. 

Kamu pengen cobain produk Ms Glow Kids? untuk mendapatkannya, kamu bisa memesan melalui website https://www.mskids.co.id/ atau bisa juga langsung menghubungi reseller terdekat di kota kamu ya.


Saturday, February 13, 2021

Kiprah Rangga Nattra di Jagat Perfilman Indonesia

Layanan streaming berbasis VOD yang menawarkan banyak serial dalam negeri, yakni STRO TV siap menayangkan web series terbaru yang berjudul “7 Hari Sebelum 17 Tahun”. Cerita yang mengisahkan mengenai perundungan ini disutradarai oleh Rangga Nattra, seorang aktors director yang juga pernah menggarap serial di STRO sebelumnya.


Aktor yang telah memulai kariernya sejak tahun 2011 ini, telah beberapa kali membintangi FTV. Meski begitu, masih banyak yang belum mengenal sosoknya, sebelum pada akhirnya ia muncul dan berperan sebagai Rojali di sinetron berjudul Pangeran di tahun 2015. Setelah itu ia sempat membintangi film bertajuk Darah Daging, yang disutradarai oleh Sarjono Sutrisno.

Rangga Nattra yang berperan sebagai Rahmat dalam film yang diadaptasi dari kisah nyata tersebut, melakukan akting yang begitu mencuri perhatian penonton. Aktingnya di sana dinilai begitu menghayati, hingga membuat penonton tersentuh. Ia bahkan sempat memerankan tokoh pada film yang disutradarainya sendiri, dengan judul “Kasih Ibu”.

Film yang Disutradarai Rangga Nattra

Selain piawai dalam berakting, pria dengan paras latin ini juga aktif di belakang kamera. Seperti yang telah disebutkan bahwa ia bahkan pernah memerankan tokoh, di film yang disutradarainya sendiri. Selain “Kasih Ibu”, Rangga Nattra juga berperan sebagai sutradara pada beberapa film lain seperti X-tra Absurd, Ngawur, dan masih banyak lagi.

Dari beberapa film yang dibuatnya, tidak sedikit pula yang berhasil membuatnya membawa pulang penghargaan serta masuk nominasi di beberapa film festival. Bahkan sebagai sutradara muda yang tergolong masih hijau di industri perfilman, Rangga Nattra pernah bekerjasama dengan beberapa aktor kawakan Indonesia.

Karena kemampuannya, layanan streaming STRO pun menayangkan membuat series original yang disutradarai oleh Rangga Nattra. Salah satunya yaitu “Pencitraan” dan yang terbaru yakni “17 Hari Sebelum 17 Tahun”, dengan partner Biometric Indonesia yaitu layanan psikologi terintegrasi yang menerima pengaduan terkait bullying.

Bagi anda yang menikmati karya Rangga Nattra, tentu tidak boleh ketinggalan untuk menyaksikan series terbarunya tersebut. “7 Hari sebelum 17 Tahun”, yang mengusung isu bullying dan diperankan oleh Tissa Biani serta Lyodra Ginting ini hanya dapat ditonton di STRO TV mulai 14 Februari 2021. Hanya dengan berlangganan 10 ribu di STRO, anda sudah bisa menyaksikannya.


Thursday, February 11, 2021

Seiring Bertambahnya Usia....

Dear me...
Bagaimana kabarmu hari ini, kenapa seiring bertambahnya usia begitu banyak yang kamu pikirkan. Kenapa dengan bertambahnya usia, kamu menjadi tak bisa dengan mudah mengambil keputusan...

Begitu banyak yang harus dipikirkan sebelum berani melangkah mengambil keputusan. Sebab akibat, apa yang akan terjadi ke depannya.... Selalu menjadi penghalang untuk sembrono dan tang ting tung asal mengambil keputusan. Ahhhh, terkadang aku rindu dengan masa-masa aku bisa bersikap masa bodoh. Tapi itu dulu.... Kini... Hidup tak semudah mengedipkan mata.

Kadang kusesali keputusanku di masa lalu.. kadang juga kusesali mengapa aku tak berpikir panjang sebelumnya. Tapi penyesalan takkan merubah apapun. Yang sudah terjadi sudah menjadi bagian diriku saat ini. Akankah ku di masa depan juga menyesali yang kulakukan saat ini? Hmmm... Mungkin saja....


Friday, January 29, 2021

Bagaimana Nasib Bekerja

Kadang ku tak mengerti bagaimana jalannya nasib bekerja. Disaat kita merasa hidup baik-baik saja, tiba-tiba datanglah momen dimana kita menjadi sadar... There's something wrong about it! Atau disaat kita merasa sudah lelah dengan kondisi yang ada, tiba-tiba terjadi keajaiban dengan hadirnya sesuatu yang baik yang tak disangka-sangka.

Mungkin cuma aku, tapi begitulah yang sering kurasa. Hidup memang aneh seperti ini bukan? Kalau semua lancar-lancar saja, happy happy saja, mungkin hidup tidak akan terasa spesial buat kita. Karena setiap hari akan terasa sama saja. Seperti mengulang sesuatu yang monoton.

Entah bagaimana nasib bekerja, dan bagaimana Tuhan mengatur semuanya dengan sempurna. Tugas kita mungkin untuk mengembangkan rasa dan peristiwa. Supaya dunia terasa lebih berwarna dan timbul banyak cerita

Welcome Back!

I must say it's not easy to open this old blog of mine. For several years I used another and forget this blog. And here I am using this again. 

Almost get a headache because the link email is Yahoo and the email was gone. Couldnt open for long long time ago. What do you think, should I write in here again?

Sunday, May 10, 2015

Tuhan... apakah Kau cemburu?

Tuhan... apakah Kau cemburu?

Selama ini, aku terlalu sibuk memikirkan tentangnya. Bagaimana perasaan dia terhadapku, bagaimana dia bersikap dan memperlakukan aku. Dan segala hal yang dilakukannya begitu mempengaruhi segala aspek dalam hidupku.

Aku terlena dengan perasaan semu. Aku begitu sibuk dengan hal yang tidak pasti. Aku lupa... bahwa hidup hanyalah persinggahan semata. Bahwa dia hanyalah perantaraMu. Bahwa kebetulan dialah dari sekian banyak orang yang akhirnya memiliki benang kehidupan yang terjalin erat denganku.

Tuhan.. apakah Kau cemburu?
Bila selama ini aku begitu sibuk meminta cintanya dalam tiap sujudku? Bahwa aku begitu mengkhawatirkan hatinya, selalu dalam ketidak pastian yang memuakkan. Gelisah dan tidak tenang, padahal Engkaulah yang maha membolak balikkan perasaan manusia.

Maafkan kekhilafanku Tuhan... 
Betapa selama ini aku lupa. Bahwa hanya cintaMulah yang abadi. Bahwa selama ini segala nikmat dan kasih sayangMu tercurah untukku tanpa aku minta....

Friday, February 13, 2015

Dear Life....

Dear life...
How are you today? I know it has been years since the last time we talk. I've been so busy lately. 3 children and a husband took over my hours. Have no time at all for myself.

My dear life...
There's so many burden I've carried. You know it well. I just don't understand, why you give me this??? Was there something bad that I've done so I deserve this???

You know life, I've talked to God about it. I'm just a human and of course I did mistakes. Maybe in the past I hurt people. But who doesn't right? And maybe they hate me (I can't guess people's heart). And maybe I didn't use my time wisely. Did anything good and help the needy people for example.

But I already ask God's forgiveness. I tried to live my life well. I tried to make my life better than before. But why do you still giving me this???

It hurts me badly. My heart suddenly broken into pieces. It affects the whole me. It really changes everything.

I turn into something bad. I become someone I didn't know. I really mad. And I can't control it. Even I blown it out, it didn't help at all. I still feel hurt inside.

Please life, tell me... what should I do now??

Easy to forgive but hard to forget

It is so f***ingly easy to say "let it go... forgive, forget then move on". Hell yeah..!! Everybody can say anything. But if it is happening in their life.. I wonder how can they survive.

I don't know how my life can be rolling into something like this. Never imagine it. And absolutely never hope it. But like Farah Quinn said "this is it..."

All I can do now is keeping my insanity. Continuing my life as usual. And hoping maybe someday I can forget and let it go..

Tuesday, December 24, 2013

Fresh your mind with Ironing

Berbicara soal menyetrika, jujur saja, ini bukanlah salah satu pekerjaan rumah tangga favorit. Bisa dibilang menyetrika adalah pekerjaan yang membosankan. Duduk manis, meletakkan baju atau celana di papan setrika, mulai menggosok, melipat lalu diletakkan di keranjang baju. Begitu seterusnya. Sekali menyetrika biasanya membutuhkan waktu antara satu hingga dua jam  Karena kalau kelamaan duduk pasti akan beresiko sakit pinggang wkwk.

Dimulai dengan menggosok baju-baju anak yang mudah dan cepat selesai, walau jumlahnya paling banyak. Dilanjutkan dengan kaos, celana, kain-kain dan terakhir adalah seprai. Diletakkan terakhir karena tingkat kesulitan dan membutuhkan waktu lebih banyak. Pernah iseng menghitung berapa waktu menyetrika satu seprai, kira-kira menghabiskan waktu 10 menit. Dalam waktu 10 menit bisa menyetrika 2-3 kaos. See? lebih efektif bila dikerjakan terakhir kaaaan. 

Menyetrika, seperti pekerjaan rumah tangga lainnya, hanya membutuhkan tenaga. Sementara pikiran kita melayang-layang. Memikirkan banyak hal. Awal menyetrika, biasanya aku lakukan sambil bershalawat atau dzikir dalam hati. Memasuki pertengahan, biasanya mulai memikirkan hal-hal terdekat seperti apa pekerjaan yang belum selesai, seperti nanti mau masak apa, setelah menyetrika enaknya mau ngerjain apa dulu, jangan lupa arisan belum bayar, harus cetak foto Hasan, dll. Setelahnya mulai berjalan mundur ke masa lalu, atau bergerak maju, merancang peta masa depan yang belum terbentang.

Sembari menyetrika, melihat pakaian tertentu, jadi teringat masa lalu. Ya ampuuun, ini kan baju yang dulu aku pakai waktu jalan-jalan ke kota tua sama Abi nya anak-anak. Lucu banget dulu pake acara janjian mau pake baju warna apa. Asik banget ternyata jalan-jalan rame-rame sama orang yang sama sekali ga kenal kecuali si Abi. Inget waktu foto di tempat A, B, seterusnya.

Kemudian pikiran melayang jauuuuuh ke masa depan, mikirin anak-anak nanti mau sekolah dimana. Rencana mau ngajak ksana-sini. Atau mikirin gimana caranya memperluas usaha supaya pemasukan tambah banyak. Dan meluncurlah beragam ide. Yess rite, ide-ide segar yang kadang atau seringkali tidak terpikirkan karena pikiran kita terlalu penuh.

Dan ini menyenangkan...
Pikiran seakan terbuka lebar, dan penyelesaian tersedia dihadapan. Dan tanpa terasa, seiring dengan berjalannya pikiran, demikian pula setrikaan. Dua hal berjalan bersamaan.

Patut dicoba untuk semua yang stuck dengan ide, punya banyak pikiran atau butuh penyegaran. Silahkan menyetrika. Kalau tidak ada, boleh tanya sama tetangga siapa tau ada setrikaan menumpuk. Hitung-hitung, sembari menyelam minum air. Lumayan kan dapat ceperan jadi tukang gosok dadakan heheheheheheh :p

Tuesday, September 24, 2013

Goodbye My Dear Paps....

Pa....

Papa... benarkah engkau telah tiada? Benarkah engkau telah meninggalkan kami selama-lamanya? Kenapa begitu cepat Pa....

Tepat di hari minggu, seminggu yang lalu. Engkau mengajak aku dan cucu-cucumu menengok satu-satunya adikmu yang berada di Jakarta, mb Tuti. Engkau berkata, ‘main ke mb Tuti yuk, kita makan siang disana. Mb Tuti masak pecel enak’ dan setelahnya engkau ingin main ke rumah anakmu yang satu lagi, mas Doni. Sejak pagi hingga malam seharian engkau bersama keluarga yang engkau sayang. Engkau terlihat begitu gembira. Bercanda, mengobrol dan bermain dengan cucu-cucumu. Engkau terlihat begitu senang Pa.

Apakah saat itu engkau telah menyadari waktumu yang telah sedikit pa? Sehingga engkau menyempatkan waktumu untuk menemui kami satu persatu. Memberi kami kenangan baru, untuk terakhir kalinya. Inikah ucapan salam perpisahan darimu? Andai aku menyadarinya Pa. Andai aku bisa membaca tanda alam dengan baik. Ingin aku rangkul engkau, ingin aku cium engkau, ingin aku bisikkan kata bahwa aku sangat menyayangimu Pa. Taukah engkau bahwa aku sangat menyayangimu Pa? Dan aku tidak bisa mengetahuinya karena engkau telah tiada.... aku menyesal Pa. Karena aku tidak sering mengatakan kepadamu bahwa aku sayang padamu.
Daddy’s lil girl. Itulah julukan Mama untukku. Karena semasa engkau hidup, engkau selalu memperlakukanku seperti putri. Engkau selalu berusaha menyenangkan hatiku, mendukung apapun pilihanku, memanjakanku, ikut senang dengan cita-cita dan impian yang ingin aku raih, perduli dengan apa-apa yang menjadi prioritasku saat itu.

Sampai aku sudah menikah dan memiliki anak pun, sikapmu tidak berubah Pa. Engkau selalu ada kapanpun aku membutuhkanmu. Engkau selalu berusaha ada bersamaku, disaat aku menjadi ibu. Yang pertama, dan kedua kalinya. Engkau selalu berusaha membantuku memecahkan masalah yang menghimpitku. Engkau selalu berusaha membantuku melihat hidup dengan bijak. Tak pernah sekalipun engkau marah padaku. Apalagi menilaiku buruk.

Dan aku? Apakah aku melakukan hal yang sama terhadapmu? Bahkan saat engkau merasa sakit di saat-saat terakhir hidupmu, engkau tidak menghubungiku Pa. Aku tidak ada untukmu Pa. Kenapa engkau tidak pernah bercerita apa-apa. Kenapa engkau tidak pernah berbagi kesedihan, kesusahan, atau apapun yang engkau rasakan bersamaku Pa? 

Pa.... Pernahkah engkau kecewa padaku, pernahkah engkau marah dan sedih karenaku? Apakah aku pernah membahagiakanmu? Semua pertanyaan demi pertanyaan bergulir dalam benakku. Dan penyesalan kembali datang karena aku tidak pernah bertanya kepadamu. Oh Paaaaa..... 

Dan sekarang, aku tidak akan pernah bisa melakukan ritual cium tangan yang diakhiri dengan cium pipi kiri-pipi kanan lagi. Aku tidak akan mendengar tawamu yang renyah lagi. Aku tidak akan bisa mengobrol dan bersenda gurau bersamamu lagi. Dan aku tidak akan pernah melihatmu lagi....

Tenanglah Papa disana. Aku akan kuat Pa. Aku akan menjalani hidup dengan lebih baik lagi. Aku akan membesarkan anak-anakku dengan penuh sayang, sama seperti apa yang sudah engkau lakukan kepadaku selama ini. Dan aku akan selalu ceritakan kepada mereka tentang dirimu, kirim doa untukmu, dan selalu menyayangimu sampai kapanpun.

Terimakasih Pa. Atas semua cinta kasih tulus yang engkau berikan kepadaku dan cucu-cucumu. Terimakasih atas semua kenangan indah yang engkau tinggalkan untuk kami. Semoga Allah memberikan tempat yang baik untukmu disisi-Nya.

Sunday, August 04, 2013

Miss you Nis...

Bukan cuma teknologi yang dapat mempertemukan orang. Tapi mimpi juga, setidaknya untukku. Saat ini, dengan kondisi dua anak bocah dan lokasi rumah yang bukan di tengah kota rasanya agak sulit untukku keluar rumah bertemu muka dengan sahabat-sahabatku. Meski ingin sekali aku bisa bertemu silaturahim, berbagi cerita, canda atau hanya sekedar duduk bersama mengingat masa lalu yang telah kami lalui bersama.

Keadaan yang sungguh jauh berbeda dengan saat aku masih bekerja dan mobile kemana-mana. I'm happy with my life now, I really am. But sometimes I'm just missing many things, seperti misalnya sahabatku yang satu ini....
 
Aku sangat ingin sekali bertemu dan menghabiskan banyak waktu dengan sahabatku yang bernama Nisa. Dia adalah sahabatku sejak masih duduk di bangku SMP. Kira-kira pertemuan pertama kami terjadi di tahun 1994 di saat kami masih terlihat polos, naif dan lucu hihi. Waiiiiit, 1994? my God, is that true??? Yup... almost 20 years a go. Ternyata sudah begitu lama. (reminding me how old I am now, wkwkwkwk).

Banyak hal yang sudah kami lakukan bersama. Menginap di rumah masing-masing, travelling (sayangnya rencana keluar negeri belum terlaksana), nonton di bioskop dan makan-makan, dan banyak hal mulai dari remeh temeh sampai hal-hal penting. Kami bahkan sering juga beradu argumen dan bertengkar hingga tidak bertegur sapa. Tapi kami selalu kembali bersama, somehow...

Dan terakhir kami bertemu bulan Juni lalu (setelah sebelumnya selama 4 tahun kami tidak pernah bertemu). But it wasn't enough. Too quick. So many things we haven't share...

Tapi minggu lalu, mimpi mempertemukanku dengannya. Mimpinya begitu indah. Mengingatkanku betapa aku sangat menyayanginya....  ingin bisa selalu menjadi sahabatnya dan tempatnya bercerita,  ingin selalu melihatnya bahagia dalam setiap hal. Hingga aku bangun aku masih memikirkan sahabatku. Berharap dunia nyata bisa berbaik hati mempertemukan kami lagi... kapankah itu akan terjadi? semoga segera... Miss you so much Nis.......

Sunday, April 21, 2013

Maybe, Love isn't enough.. eh??

Sometimes I think that love isn't enough to unite two persons in a marriage relationship. We might love someone badly, and thinking everything will be allright as long as we have each other... but marriage isn't only about love.

There are many things inside it. Family, financial, children, loyalty, friends, etc. And all of it becomes complicated like a circle. There's no end. And hard to get out of it.

Monday, December 19, 2011

Mimpi Semalam

Pagi ini aku terbangun dengan perasaan yang aneh. Masih terbawa oleh mimpi yang aku alami semalam. Aku memimpikannya. Padahal selama aku mengenalnya belum pernah aku memimpikannya sekalipun. Apakah mungkin karena aku merindukan kehadirannya? Karena dulunya kami terbiasa melakukan banyak hal bersama. Aku single, dia single. Setiap kali ingin melakukan sesuatu, aku pasti melakukan hal itu bersamanya. Entah ke bioskop, beli dvd, ke kondangan teman, makan. Anything. Hal yang tidak bisa lagi kami lakukan bersama.

Mimpiku berawal dengan adegan di kantin. Aku sedang mengobrol dengan beberapa teman perempuanku. Dan dia duduk di meja seberang dengan sesekali mencuri pandang ke arahku. Kemudian adegan berlanjut ke adegan aku harus kembali ke rumah karena lupa membawa buku pe er bahasa Inggrisku dan dimarahi habis-habisan oleh guruku. Setelah itu, aku agak lupa dengan mimpiku. Dan yang kuingat aku sudah sampai ke sekolah dan menyerahkan pe erku kepada guruku. Dia ada disana, di ruang tamu (entah rumah siapa) menungguku. Aku yang kelelahan menghampirinya dan duduk di sebelahnya. Ucapannya yang aku ingat jelas "seharusnya kamu memilihku sejak awal. Kamu tau aku selalu ada untukmu. Dan kamu tidak perlu mengalami semua kejadian menyedihkan ini". Lalu aku mengelus punggungnya, dan di mimpiku aku berpikir bahwa ucapannya benar.

Ngga nyambung mimpinya. Tapi yang membuatku ingin menuliskan mimpi itu disini adalah kata-kata yang diucapkannya itu. Begitu merefleksikan kondisi yang aku alami saat ini. Sahabatku, aku rindu akan masa-masa itu.....

Saturday, December 10, 2011

Hidup adalah belajar.
Belajar bersyukur meski tak cukup;
Belajar ikhlas meski tak rela;
Belajar berbagi meski membutuhkan;
Belajar taat meski berat;
Belajar memahami meski tak sehati;
Belajar bersabar meski terbebani;
Belajar setia meski tergoda …
Belajar mencintai meski tak suka;
Belajar & teruslah belajar dengan keyakinan setegar batu karang, tak goyah walau dihempas gelombang realita kehidupan. (Fb istri solehah)

Sunday, December 04, 2011

Menyapih Hasan...

Allah maha besar.. Dia mendengar doa setiap hambaNya. Dan ini yang aku alami sendiri. Setiap kali aku memohon sesuatu, Dia selalu mengabulkan. Kadang cepat, kadang lama. Aku yakin Allah mengabulkan di saat yang tepat.

Ketika hamil, aku berdoa semoga anak pertamaku laki-laki. Agar anakku bisa menjagaku dan adik-adiknya kelak ketika abi nya sedang tidak di rumah. Aku juga berdoa agar persalinanku berjalan lancar dan normal. اَÙ„ْØ­َÙ…ْدُÙ„ِÙ„ّÙ‡ِ keduanya terkabul. Dan setelah melahirkan aku berdoa, agar bisa menggenapi kewajibanku menyusui selama 2 tahun. اَÙ„ْØ­َÙ…ْدُÙ„ِÙ„ّÙ‡ِ doaku kembali terkabul. ASI lancar dan Hasan mendapatkan perlindungan pertama untuk daya tahan tubuhnya. Dan kini aku kembali berdoa agar bisa menyapih dengan lancar. Hasan tidak merasa terluka perasaannya karena harus melepas ASI. Dari yang aku baca, bila menyapih tidak benar bisa menimbulkan dampak psikologis yang kurang baik. Karena itu, aku berusaha menanamkan pengertian bahwa lepas ASI tidak berarti umi tidak sayang lagi.

Hari ini adalah hari ketiga aku menyapih Hasan, walau belum sepenuhnya. Sedih setiap kali melihatnya menangis. Ingin kembali menyodorkan ASI tapi aku sadar ini adalah demi kebaikannya. Pada dasarnya Hasan keseharian tidak tergantung lagi pada ASI. Yang tersulit adalah menjelang tidur. Apalagi Hasan tidak suka formula. Sejauh ini semua lancar... Tapi perjuangan masih panjang. Aku harus survive...

Day 1: tidur siang minta nen. Aku jelaskan kalau nen hanya untuk adik bayi. Dan Hasan sudah besar, jadi minumnya minum susu. Dan Hasan menangis, sampai guling-guling. Aku menguatkan hatiku agar tahan melihat kesedihannya. Setelah 15 menit, aku menggendong Hasan dan menidurkan sambil membacakan ayat al qur'an diselingi lagu anak. Setelah mengantuk aku letakkan di kasur. Dan Hasan tidur pulas selama 2 jam. Malam harinya pintar sekali. Kami mengobrol dan setengah jam kemudian, Hasan memelukku dan tidur sendiri. Tapi pukul 11 malam bangun dan nangis. Setelah dibujuk dan minum air putih akhirnya tertidur kembali. Pukul 1 pagi kembali terbangun dan tak mau dibujuk apapun. Akhirnya aku kasih ASI lagi.

Day 2: tidur siang tidak masalah. Malam harinya baru bisa tidur pukul 10 malam. Dinihari terbangun aku kasih ASI.

Day 3: tidur siang Hasan kembali menangis. Mungkin teringat sama kebiasaannya sebelum tidur. Setelah 10 menit menangis aku gendong dan kuletakkan di kasur. Nanti malam, semoga Hasan tidak rewel dan minta ASI.

Meski dinihari masih ASI tapi ini kemajuan.. Hasan mulai bisa menerima dan mengerti bahwa ASI hanya untuk adik bayi. Pengertian yang terus menerus aku berikan agar dia tidak merasa tidak disayang. Dan susu formula pun terus aku berikan, meski untuk 1 gelas baru bisa habis setelah 1 jam, atau bahkan cuma habis setengah...

Aku yakin aku bisa menyapih dengan baik. Allah pasti mendengar doaku dan membantu usahaku agar berhasil. آمِّينَ ÙŠَ رَ بَّÙ„ْ عَÙ„َÙ…ِÙŠّÙ†ْ ..

Wednesday, November 30, 2011

Hasan oh Hasan

Astagfirullah... Tingkah Hasan sepagian ini bikin keki. Kesal banget, jadinya marah-marah. Pengen nyubit rasanya! Dimulai jam 3 dinihari. Niat bangun buat sahur eh Hasan maunya nyusu ga berhenti. Aku tunggu sampai 3.30 masih aja ga mau dilepas. 3.45 akhirnya aku kesal dan kulepas. Aku tinggal ke kamar mandi untuk wudhu pengen tahajud. Selesai sholat mau sahur, tapi Hasan nangis ngajak bobo. Ternyata subuh jam 4 pagi, aku ingetnya 4.15 jadinya ga sempat sahur deh. Batal lagi puasanya.

Setelah itu, sholat subuh dan nyuapin Hasan karena dia minta makan. Tapi sampai jam 6 kurang ga habis-habis. Belum lagi Hasan pup. Selesai pup, aku tinggal masak aja karna Abi nya mau sarapan. Dan keduakalinya semenjak bangun tidur, Hasan pipis di celana. Otomatis harus dipel en tambah banyak aja cucian. Sebel banget diajarin pipis di kamar mandi susah. Padahal udah 2 tahun. Aku ga pakein pampers, tapi sama aja kayaknya tetep belum bisa. Kalau bilang kan enak tinggal aku ajak ke kamar mandi. Tiap kali diajak ke kamar mandi buat pipis pasti ga mau... Hhh. Akhirnya sekalian aja aku mandiin. Di kamar mandi ada lagi tingkahnya. Setelah gosok gigi, sikat giginya malah dilempar ke toilet. Ampun...

Dan seperti biasa, pake baju kayak berantem. Hasan lari-lari kesana sini ga mau pake baju. Setelah ngomel-ngomel selesailah pake baju. Dan mulailah minum susu. Hasan memang ga suka susu formula, tapi karena mau disapih aku bujuk-bujuk terus. Setengah jam cuma habis setengah gelas. Akhirnya aku menyerah dan mau ngajak Hasan jalan-jalan. Sebelumnya aku ajak pipis dulu supaya ga ngompol di jalan tapi jawabnya "Ga". Aku pun siap-siap tapi belum sampai 5 menit Hasan ngompol..... Arrrghhhhh!!! Aku ngomel-ngomel lagi deh. Hasan aku bersihin dan mau dipakein celana kembali Hasan lari-lari. Bekas pipis belum dipel diinjek lagi. Rasa kesal udah sampai ke ubun-ubun.. Hhh, pengen aku cubit, aku pukul. Tapi aku tahan. Aku cuma diam dan pelototin Hasan.

Aku udah ilfeel ga mau ngajak Hasan jalan keluar. Aku mau nyetrika aja, cucian numpuk. Dan Abi nya inisiatif ngajak jalan. Baguslah. Jadi aku bisa mandi, sholat, beberes rumah en nyetrika. Aku juga bisa ngademin hati supaya ga kesal lagi. Karna kalau udah kesal pasti ga bisa senyum. Ngomel-ngomel en tampangku nyeremin....

Siapa bilang jadi seorang ibu itu gampang?? Harus menangani banyak hal dan menjadi super woman. This is why I'm not ready for another baby. Ngurus 1 aja belum bener.. Heheheh.

PS: Jalan-jalan nya yang lama ya Abi.......

Cerita Seorang Istri

Pagi ini seorang temanku menelpon sambil terisak, suaminya ketahuan berselingkuh dengan perempuan lain lewat sms dan chatting. Berawal dari perasaan hatinya yang mulai tidak enak, berlanjut dengan ketidaksengajaannya membaca semua percakapan suaminya dengan perempuan tersebut. Yang membuatku tercengang, ini bukanlah kali pertama hal tersebut terjadi. Dan kali ini yang membuat temanku putus asa, percakapan mereka sudah sampai taraf akan melakukan nikah siri secara diam-diam. Padahal, mereka sudah dikaruniai 2 anak dan yang terkecil masih berusia 3 bulan. Astagfirullah...

Dan kisah seperti ini bukan pertama kali kudengar. Sejumlah teman lain juga mengalami hal serupa dengan cerita berbeda. Dan jujur, sebagai perempuan, seorang istri dan ibu hatiku mendidih. Kemana janji suci yang diucap saat ijab kabul. Lupakah suami dengan saat-saat sulit yang telah dilalui bersama. Tidak ingatkah dengan perjuangan hidup mati istri saat melahirkan buah hati. HiLangkah semua pengorbanan istri mengurus semua keperluan suami dan anak-anak, bahkan beberapa rela berhenti kerja dan kehilangan kehidupan sosial demi keluarga.

Pernikahan bukanlah suatu hal yang mudah untuk dijalankan. Love isn't enough. Someday it can fade away. Tapi dibutuhkan kerjasama dan komitmen seumur hidup untuk saling setia, menghargai dan menyayangi pasangan no matter what happens. Mau kena phk, mau hidup susah tambal sulam buat sehari-hari, mau istri jadi gendut setelah punya anak, mau suami perut buncit dan botak, mau ada masalah ketidakcocokan dengan mertua, atau apapun yang terjadi... Tidak boleh menjadikan kita lupa dan lemah iman hingga terjerumus kepada perselingkuhan. Sesuatu yang sangat dibenci Allah.

Kalau dicari kekurangan dan kejelekan suami atau istri, tidak akan ada habisnya. Namun berbahagialah orang yang bisa melihat kebaikan dan kelebihan seseorang tanpa mengungkit atau mengingat kejelekannya. Seandainya bercerai dengan istri pun, belum tentu tidak akan ada masalah dengan pasangan yang baru. Karena itu kuncinya adalah bersyukur dan selalu mengingat Allah. Dan bagi istri, dengan menghadapi perselingkuhan suami yang terbaik adalah semakin mendekatkan diri padaNya. Berusahalah berdamai dengan perasaanmu sendiri. Perceraian hanya akan menyakiti anak-anak yang tidak bersalah.

Buat pasutri, terutama untuk suami... Ingatlah... Kalian menikah atas ijin Allah, karena Allah dan untuk menyempurnakan separuh agamaNya. Saling menyayangi dan membina pernikahan sakinah, mawaddah, warahmah. Setia dan berlombalah dalam berbuat kebaikan. Hidup di dunia hanya persinggahan. Apa yang kalian tabur akan dimintai pertanggungjawaban.

Semoga untuk semua pasangan, termasuk saya tidak akan mengalami perselingkuhan seperti yang dialami teman saya. Dan semoga teman saya tabah dan mendapat solusi terbaik untuk masalah yang dihadapinya. آمِّينَ ÙŠَ رَ بَّÙ„ْ عَÙ„َÙ…ِÙŠّÙ†ْ ...

Sunday, November 27, 2011

Malam ini begitu indah puteri, tapi kamu terlelap mengembara ke alam mimpi. Wajahmu terlihat damai. Senyum sesekali muncul dari bibirmu. Seperti inikah wajah malaikat di surga? Seperti di hipnotis, aku tak sanggup memalingkan mataku dari wajahmu itu.

Aku tau seharusnya aku membangunkanmu. Karena tempatmu bukan disini. Tempatmu adalah istana megah yang dihiasi segala macam bunga semerbak.. Beralaskan kain sutera dan dikelilingi permata. Awalnya aku pun sangsi mengapa kamu bisa sampai di tempatku yang sangat sederhana ini. Tapi mungkin inilah yang dinamakan jodoh... Ketika aku mengharapkan bidadari untuk mengisi kekosongan hati, Tuhan pun menghadirkanmu disini.

Puteri... Bila engkau bangun nanti, janganlah pergi lagi. Temani aku disini. Cintaku tak terhingga untuk kamu resapi selamanya. Kasih sayangku tak kan luntur meski ombak menggerusnya..