Monday, November 09, 2009

PLN oh PLN

Mengganggu banget deh, akhir-akhir ini sering banget mati lampu. Bulan November aja udah hampir 5x mati. Padahal baru tanggal 10. Udah siap-siap mau nyetrika, eh mati. Lagi kepanasan, eh tiba-tiba mati. Lagi masak nasi, eh mati juga. Ampun deh.... bayar listrik ga pernah telat, tapi tetep aja mati. Gimana ya nasib barang-barang elektronik di rumah kalau sering mati begini. Pasti lama-lama bisa rusak, masa harus beli baru gara-gara kesalahan PLN?????
Please deh, kinerja nya diperbaiki. Jangan cuma bisa nyalahin pengguna listrik.. tapi coba intropeksi. Mungkin ada baiknya listrik ga cuma dipegang PLN tapi ada perusahaan lain milik swasta jadi ga monopoli & seenaknya begini...

Tuesday, October 27, 2009

Menjelang kehadiranmu, Nak..

Tidak terasa, sebulan lagi (insya Allah) anakku akan lahir ke dunia. Selama 8 bulan belakangan ini banyak sekali pengalaman baru yang kualami. Ada yang menyenangkan. Ada yang menyebalkan. Ada yang membutuhkan ekstra kesabaran.
Trimester pertama kulalui dengan banyak rasa khawatir, maklum.. kehamilan pertama. Ada keluhan sedikit dengan kondisi badan bikin aku takut anakku kenapa-kenapa. Makanan juga bener-bener dijaga, walau sesekali suka nakal juga kalau lagi muncul kepengennya. Muncul rasa mual kalau mencium masakan tumisan atau ikan. Mendengar cerita orang banyak menjadi salah satu trik agar aku bisa lebih paham dengan yang kualami. Selain itu juga berusaha banyak membaca baik dari majalah ataupun internet. Alhamdulilah aku sih ga pernah muntah atau mengalami hal yang lebih parah seperti yang mungkin dialami sebagian ibu hamil lainnya.
Trimester kedua keadaan lebih baik. Tidur lebih enak, badan juga rasanya fit tidak seperti sedang berbadan dua. Makanan semua bisa masuk. Pokoknya lancar lagh.
Dan sekarang di trimester ketiga, badan sudah mulai terasa berat. Tendangan anakku makin terasa, which is good karena artinya di dalam rahimku bayiku tumbuh sehat. Tapi kaki suka kram, alhamdulilah sudah ketemu solusinya supaya ga kram. Kadang juga suka bengkak. Dan akhir-akhir ini yang mengganggu adalah tangan suka semutan, kadang malam suka ga bisa tidur karena sakit. Jadi ga bisa melakukan aktivitas segesit biasanya.
Sebulan lagi insya Allah akan ada anggota baru di rumah kami. Beberapa persiapan sudah kami siapkan. Beberapa masih dalam perencanaan, menunggu waktu luang. Yang lebih utama sekarang buat kami adalah mempersiapkan mental dalam menyambut anak kami. Kami masih baru dalam hal ini, banyak hal yang mesti dipelajari. Learning by doing, sepertinya itu yang akan kami lakukan. Selalu muncul dalam pikiranku, apakah aku bisa menjadi ibu yang baik? Apakah suamiku bisa menjadi ayah yang baik? Allahualam.. yang pasti kami akan berusaha sebaik-baiknya untuk menjadi orang tua yang baik. Karena kalau kami bisa membesarkan anak dengan baik, insya Allah anak kami bisa menjadi pribadi yang baik. Semoga anak kami menjadi anak yang sholeh, pintar, berbakti pada orang tua, baik budi & rupanya, berbudi pekerti luhur, peduli terhadap sesama, bisa menyeimbangkan kehidupan dunia & akhiratnya... dan selalu menjalankan perintahMu serta menjauhi laranganMu... amin.....

Tuesday, August 25, 2009

Belajar hidup mandiri

Meski sudah menikah selama setengah tahun, namun pengalaman hidup mandiri baru kurasakan bulan ini. Awal Agustus 2009 ini kami mengontrak di kontrakan baru dekat kantor. Selama ini kami terbiasa kerja & tidak terlalu memperhatikan tetek bengek urusan rumah tangga. Tapi kini kami harus mulai merubah jadwal & berbagi pekerjaan rumah tangga. Karena urusan menata, membersihkan, memasak, mencuci, menyetrika & segala hal yang menjadi keperluan kami berdua harus kami lakukan sendiri.
Bagaimana rasanya? awalnya cape!! kadang harus kejar-kejaran waktu dengan pekerjaan kantor. Namun so far so good. Setelah hampir sebulan menjalani semuanya, ternyata kami baik-baik saja. Everything is under control, hehehehe. Sebisa mungkin membagi waktu agar tidak ada tanggung jawab yang terbengkalai. Agak merepotkan buatku karena sekarang kondisiku sedang berbadan dua. Jadi pekerjaan yang mungkin bisa selesai sehari, kini mungkin baru selesai 2-3 hari. Kuncinya sabar & tidak memaksakan diri. Walau sebenernya gatel pengen cepet-cepet kelar...
Aku belajar banyak. Bagaimana arti disiplin, menghargai waktu & hasil jerih payah. Dan tentunya bagaimana bekerja sama. Bukan memikul semua sendiri. Belajar hidup mandiri tidak mudah, namun kalau punya semangat & kemauan aku rasa siapapun bisa menjalani dengan baik.

Aku Wanita Biasa

Aku ini wanita biasa
Bisa sakit luka karena cinta
Dingin sepi kerap menyapa
Air mata jatuh lukisan raga
Kadang ku kuat setegar karang
Kadang ku rapuh lemah liar merana
(KD, Aku wanita biasa)
Yes, I'm only an ordinary woman. Who can feel hurt too like any one else. Though sometimes I'm strong, but there are times when I feel weak. I can tell everybody about what I've been through, about my feelings, about my sadness. But then what? I got nothing just a pity act. No, I don't need that...
Silence is the best. Pray will make me feel better. GOD, I know you won't let me down. I know you will guide me in every way I take...

Wednesday, June 10, 2009

Bicara soal Manohara

Bicara soal Manohara saat ini bisa dibilang sedang hangat-hangatnya. Mungkin hampir semua orang kenal dengan Manohara. Berkat media, namanya melambung mengalahkan tokoh & artis papan atas. Hampir setiap hari wajahnya muncul di media baik media cetak, online apalagi televisi yang memuat wawancaranya mulai dari pagi hingga malam hari. Faktor penyiksaan, apalagi dilakukan oleh warga Malaysia yang notabene sering bersinggungan dengan negara Indonesia, adalah menjadi hal menarik untuk diangkat. Kisahnya seperti kisah sinetron atau dongeng namun berakhir tragis. Seorang wanita cantik yang bertemu pangeran kemudian dipersunting. Sayangnya akhir kisahnya penuh dengan kisah memilukan yang membuat semua orang bersimpati. Walau akhir-akhir ini banyak juga yang mulai menyangsikan kebenaran pemberitaan tersebut.
Menilik ke belakang, aku ingat sewaktu pertama kalinya bertemu Daisy Fajarina ibunda Manohara. Saat itu, tidak ada yang mengenal dirinya. Daisy mengundang media, paling banyak hadir adalah media cetak dan online. Media televisi hanya ada 5 saja, Rcti, Indosiar, TransTv, Trans7 dan Global. Saat itu, aku menyangsikan apa yang dikatakan Daisy. Walau Daisy menyerahkan bukti pencekalan masuk ke Malaysia dan berlembar-lembar cerita mengenai kisah hidupnya yang diketik lalu dibagikan ke media. Dari ceritanya yang membiarkan seorang lelaki memperkosa anaknya, menikahkan anak di bawah umur meski tanpa persetujuan ayahnya & surat resmi dari Indonesia hingga selentingan soal harta yang menjadi permasalahan.
Selama sebulan lebih wajah Daisy hadir di media menginginkan bertemu dengan Manohara. Segala tudingan antar Daisy dengan pihak kerajaan Kelantan menjadi hal yang diketahui se-Indonesia. Dan kini, akhirnya Manohara telah kembali. Entah benar atau tidak penyiksaan yang dialaminya, hanya Manohara, Fakhry & tuhan yang tau kebenarannya. Aku berharap, apapun hasilnya bisa membuktikan mana yang benar dan mana yang salah. Dan pihak yang salah bisa dihukum seadil-adilnya.
Karena jujur saja, aku bosan melihat Manohara di televisi. Lebih-lebih bosan meliputnya. Karena makin lama masalahnya makin ruwet, ada yang memberi dukungan lalu mundur teratur. Ada yang mencaci, ada juga yang membela. Masalah menjadi sensitif karena berhubungan dengan dua negara, bukan masalah enteng. Karena kalau ketahuan berbohong hukumannya pun tidak ringan. Dan dengan tim kuasa hukum sekarang, Ratna Sarumpaet & OC Kaligis kabarnya mau disomasi. Ampun deh, kenapa jadi melebar ya? Kalau memang permasalahannya adalah penyiksaan ya sudah fokus saja kesana. Selesaikan segala prosedur sesegera mungkin. Tidak perlu kemana-mana. Jadi masyarakat yang melihat pun bisa mengetahui kebenarannya tanpa perlu mengikuti permainannya.
Mau pro dan kontra, menjadi hak masing-masing orang. Kalau aku memilih netral. Biarlah waktu yang membuktikan. Yang pasti, dibalik penyiksaan dan kisah tragis hidupnya, Manohara bisa meraih impiannya. Menjadi terkenal & mendapatkan job dimana-mana. Selalu ada hikmah dibalik setiap peristiwa...

Saturday, June 06, 2009

Mahluk-Mahluk itu...

Ampunnn... Ga ngerti deh sama mahluk-mahluk itu. Maunya apa sihh? Di rumah di jalan Langgar cacing tergeda yang pernah aku liat masuk ke ruang tamu. Trus di rumah Tanjung Barat, ada ulat bulu dan lena. Tau lena ga? binatang yang kalo masuk ke telinga bisa menyebabkan kematian. Bentuknya mirip kaki seribu dan susah matinya kayak kecoa. Kalo mati, binatangnya jadi berwarna gitu. Dan sekarang disini, di Kebon Jeruk ada lintah. Dan malam ini, untuk ketiga kalinya aku melihat lintah di ruang tamu. Ga tanggung-tanggung, ada 2! Ya Allah, kenapa sih mereka harus ganggu ketenangan hidupku?? Alhamdulilah aku selalu melihat keberadaan mereka sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan. Tapi alangkah baiknya kalo mereka tetap berada di habitatnya. Kalo cuma sekedar kodok, cicak, semut, jangkrik, kecoa.. ya sudahlah. Aku sih masih berani karena mereka ga berbahaya. Tapi cacing kan jijik. Ulat bulu kan bulunya bikin gatel. Lena dan lintah kan berbahaya. Ya Allah, bisakah aku hidup tanpa diganggu oleh mereka? Mau tidur juga parno jadinya...hhhh.... bismillah. Semoga Allah melindungiku dari gangguan mereka... Amin...

Thursday, April 30, 2009

Menunda...

Aku baru menyadari satu hal. Kalau aku suka menunda apapun. Ini kan bukan sikap yang baik. Tapi selalu aku lakukan. Sekarang setelah menyadari kekuranganku ini, aku berusaha untuk merubah sedikit demi sedikit. Karena efeknya ga baik buat aku juga. Salah satu contohnya nih, dulu semasa SMU kalo ada PR sebenernya bisa dikerjain pulang sekolah. Atau minimal malamnya. Tapi ya itu, suka ditunda-tunda. Ntar dulu ah, makan dulu. Ntar dulu ah, nonton dulu. Banyakan 'ntar dulu ah' nya... hhhhh.... yang ada, malam ga selesai. Pagi buru-buru kesiangan berangkat sekolah dan akhirnya malah ngerjain di sekolah sebelum pelajaran dimulai. Parahnya lagi, kalo otak lagi butek pinjem buku temen dan menyalin dengan indahnya. Hahahaha...
Sekarang... hmmm...masih juga menunda. Tapi mendingan kok. Misalnya kalo setrikaan udah banyak, walaupun cape dan kepengen nonton dulu ah.. (hihihi) tapi dipaksain juga. Sedikit demi sedikit sampai abis tuntas kelar.. jadinya bisa santai kayak dipinggir pantai...
Pokoknya Ayu, jangan menunda-nunda lagi yah... tidak baik buat kesehatan :P

Thursday, April 23, 2009

I Won't Stop Dreaming

One thing I've learnt. That when you stop dreaming, you stop living. I several times forgot how to dream. Funny, because all of us know how easy to dream. You can explore everything there. One place where no one can't control you. You can imagine anything. everything. But when you face many problems, when you deal with a very hard life.. it made you hard to dream.
And it wasn't a very good time, because I felt like I was in an unseen prison. And feel like dead. stop. Just being a different person. If you let someone take your dream, then you stop living. It wasn't a good condition.
But I've learnt from my mistake. And I promise to my self, that I won't stop dreaming. I'll dream. Everyday. Without any excuse...

Tuesday, April 21, 2009

What a Day..?!!

Hari ini seharusnya semua berjalan smooth. Aku bisa santai sejenak karena baru masuk kerja sore. Tapi ternyata eh ternyata korlip hari ini sakit dan aku harus gantiin. Aku ga ngerti siapa yang masuk dan pada liputan kemana. Tanya sini situ, akhirnya aku tau siapa aja yang masuk. Tapi masalah ga berhenti disitu. Karena kordinasi beragam pihak & miskomunikasi jadinya chaos. Panik. God, pusing sekali... Alhamdulilah suamiku bisa ngerti dan sedikit banyak ngebantu aku keluar dari kepusingan ini.
Dan karena ada pertandingan basket antar media aku cuma punya satu tim di Jakarta yang bisa mobile. Alhamdulilah siang ini sepi. Biarkanlah seperti ini tuhan... biarkanlah aku bisa bernafas lebih tenang...

Saturday, March 28, 2009

Lagi Ga Kreatif

Aduh, setiap kali di kantor.. memiliki waktu yang cuma sebentar kepengen banget menulis sesuatu disini. Tapi setiap kali pula ketika didepan komputer rasanya ngeblank. Ga tau mau nulis apa, mulai dari mana. Rasanya stuck. Mungkin sekarang aku lagi asik dengan kegiatan yang lain, jadi lagi ga kepengen nulis walau sebenernya banyak yang pengen aku ceritain. Tapi bukan berarti aku ga kreatif lagi kan?? Aduh, jangan sampe deh. Aku ga mau berhenti sampai disini. Aku masih kepengen cerita..cerita.. dan cerita...

Friday, February 27, 2009

A New Beginning

I had a vision, a plan about my wedding since couple years ago. How I'm gonna be in a wedding, become a wife and a mother finally. And now, it happened at last. My own wedding. After several months of going crazy with wedding stuffs. I was so excited, stress, overwhelmed, nervous, and many other feelings. And now, I'm so happy... there is no regret at all. Because now I know the reason why God wants us to be a pair.
Married is something special. Two become one. I have my half, someone who'll be by my side everytime. Someone who'll protect, love, care and teach me the right way to reach God's love.
A new beginning of my life. Because now I can't be selfish just to think of me.. me and me. I want to be a great wife for my husband and a great mother for our kids. Also a great daughter and a daughter in law for our parents. I really hope I didn't make any crucial mistakes. I really hope this marriage will last long forever in here and in the life after deaths.... Amin...